Pendidikan

110 Sekolah Dasar Bekasi Bakal Digabung Menjadi 50 Sekolah untuk Efisiensi Anggaran

"SMP Negeri di Kota Bekasi ini kan masih kurang jauh. Nanti hasil dari merger ini kita buat sembilan SMP Negeri."

110 Sekolah Dasar Bekasi Bakal Digabung Menjadi 50 Sekolah untuk Efisiensi Anggaran
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ilustrasi sekolah dasar negeri di Kota Bekasi 

WARTA KOTA, BEKASI--- Pemerintah Kota Bekasi, berencana menggabungkan (merger) 110 Sekolah Dasar (SD) menjadi 50 sekolah. Langkah itu dilakukan dalam rangka efesiensi anggaran.

"(Merger SD), ya itu kan dalam rangka efisiensi, karena efisiensi itu maka perlu sekolah-sekolah yang siswanya sedikit ya kita gabung. Efisensi tenaga SDM (sumber daya manusia) juga," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie, di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (5/11/2018) sore.

Meski dilakukan merger, kata Ali Fauzie, tidak akan mengubah  manajerialnya.

Baca: Merger Sekolah Agar Manajemen Lebih Baik

Murid dan guru tetap masih belajar- mengajar di sekolah itu. Namun, bagi  sekolah yang kelebihan guru bakal ditarik ke sekolah lain yang membutuhkan.

"Kita sudah bicarakan, bagi siswa dan orangtua dan tenaga pengajarnya ya enggak ada masalah. Merger itu sudah kita lakukan setiap tahun ya ada saja," ucapnya.

Dia mengatakan, untuk gedung-gedung yang sudah dimerger nanti akan dijadikan gedung SMP.

"SMP Negeri di Kota Bekasi ini kan masih kurang jauh. Nanti hasil dari merger ini kita buat sembilan SMP Negeri. Akan kita buat sekitar sembilan tempatnya di bekas gedung SD yang termerger," katanya Ali.

Baca: Sebanyak 52 SD Negeri di Bogor Bakal Dimerger

Saat ini, jumlah SMP di Kota Bekasi ada 49 dan bakal ditambah 9 sekolah yang gedungnya menggunakan gedung SD.

"Kalau jumlah SDN saat ini 430, yang dimerger 110 jadi total SDN tinggal 370. Walapun ada merger SDN itu tetap tersebar di beberapa kecamatan," ucapnya.

Untuk pelaksanaannya, kata Alie, pihaknya sedang melakukan pendataan.

"Ya kita lagi proses, sedang didata oleh tim jika sudah ada hasilnya mudah-mudahan sebelum tahun ajaran baru selesai kita lakukan ya masuk anggaran tahun depan," ucapnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved