Selasa, 5 Mei 2026

Pesawat Jatuh

Ibunda Janri Peluk Erat Surat Kematian Anaknya

Seorang wanita paruh baya tergopoh-gopoh datang menghampiri palataran Posko Post Mortem RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (4/11).

Tayang:
Penulis: Rangga Baskoro |
Warta Kota/Rangga Baskoro
Orangtua korban matanya tertuju pada peti jenazah ketiga bertuliskan nama anaknya, Janri Efryanto Sianturi, pada proses penyerahan jenazah di palataran Posko Post Mortem RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (4/11). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Rangga Baskoro

Warta Kota, Kramat Jati -- Seorang wanita paruh baya tergopoh-gopoh datang menghampiri palataran Posko Post Mortem RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (4/11).

Kakinya lemas melangkah menuju ke depan 6 peti jenazah bewarna cokelat yang diberi kertas penanda nama jenazah korban Lion Air JT 610 yang berhasil diidentifikasi.

Di sebelahnya, sang suami memandu langkah istrinya yang menahan isak tangis saat proses penyerahan jenazah hendak dimulai.

"Kami sampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam kepada keluarga korban. Jenazah akan kami serahkan kepada pihak keluarga melalui pihak perwakilan Lion Air," ucap Wakil Kepala Rumah Sakit Polri Kramatjati Kombes Hariyanto di lokasi.

Seraya pihak dari Lion Air menyampaikan ungkapan belasungkawanya.

Setelah menyalami perwakilan keluarga korban, Ia langsung memberikan surat keterangan kematian kepada 6 perwakilan keluarga yang hadir saat proses serah terima jenazah, termasuk ibu paruh baya itu.

Orangtua korban matanya tertuju pada peti jenazah ketiga bertuliskan nama anaknya, Janri Efryanto Sianturi, pada proses penyerahan jenazah di palataran Posko Post Mortem RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (4/11).
Orangtua korban matanya tertuju pada peti jenazah ketiga bertuliskan nama anaknya, Janri Efryanto Sianturi, pada proses penyerahan jenazah di palataran Posko Post Mortem RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (4/11). (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Ibu itu langsung memeluk erat surat keterangan yang dilapisi map merah.

Matanya tertuju pada peti jenazah ketiga bertuliskan nama anaknya, Janri Efryanto Sianturi.

Acara serah terima berlangsung selama kurang lebih 15 menit.

Pihak keluarga pun dipersilakan untuk mengambil jenazah sanak saudaranya.

Ibu berpakaian kuning itu pun menghampiri peti Janri dan mengusapkan tangannya tepan di kertas bertuliskan nama anaknya itu.

Ia pun tak kuasa menahan tangis hingga kemudian memeluk peti tersebut.

Orangtua korban matanya tertuju pada peti jenazah ketiga bertuliskan nama anaknya, Janri Efryanto Sianturi, pada proses penyerahan jenazah di palataran Posko Post Mortem RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (4/11).
Orangtua korban matanya tertuju pada peti jenazah ketiga bertuliskan nama anaknya, Janri Efryanto Sianturi, pada proses penyerahan jenazah di palataran Posko Post Mortem RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (4/11). (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Sang suami yang tak kuasa melihat istrinya berduka langsung mengajaknya untuk memanjatkan doa di depan jenazah Janri.

Momen berduka itu langsung diabadikan oleh para awak media.

Tanpa banyak bicara, mereka berdua bergegas kembali ke Posko Hotel Ibis membawa serta peti jenazah Janri.

Janri diketahui merupakan 1 dari 7 jenazah yang berhasil diidentifikasi pada hari ini. Laki-laki berusia 27 tahun tersebut beralamat di Perum Puri Masurai II, Kelurahan Mendalo Darat, Kecamatan Jambi. Jenazahnya diidentifikasi Tim DVI Mabes Polri melalui DNA dan rekam medis. (abs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved