Minggu, 12 April 2026

Pesawat Jatuh

Anaknya Teridentifikasi, Orangtua: Ini Mukjizat

Hizkia Jori Simangungsong (23) menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat Lion Air dengan nomor body PK-LQP yang telah berhasil teridentifikasi.

Penulis: Joko Supriyanto |
Warta Kota/Joko Supriyanto
Johan Hary dan Sheila Fenita (40), orangtua Hizkia Jorry Saroinsong (23). Jorry menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat Lion Air dengan nomor body PK-LQP yang telah berhasil teridentifikasi pada Jumat (2/11/2018) malam. 

HIZKIA Jorry Saroinsong (23) menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat Lion Air dengan nomor body PK-LQP yang telah berhasil teridentifikasi pada Jumat (2/11/2018) malam.

Direncanakan jenazah akan dibawa oleh pihak keluarga esok hari.

Berhasilnya teridentifikasi jenazah Jorry rupanya membuat kedua orangtua yang hadir dalam prosesi penyerahan jenazah mengaku, hal tersebut adalah bentuk mukjizat yang diberikan tuhan kepada pihak keluarga.

Walaupun seakan mampu menutupi raut kesedihan, nampak kesedihan sangat terlihat dari raut wajah kedua orangtuanya.

Namun walau begitu mereka nampak berupaya tegar menghadapi nyataan atas peristiwa ini.

"Buat saya itu suatu mukjizat. Diantara sekian banyak hanya satu tangan saja yabg teridentifikasi itu menyatakan tuhan baik buat saya buat keluarga saya," kata Sheila Fenita (40) orangtua Jorry, Jumat (2/11/2018).

Hanya melihat peti jenazah yang tertulis nama anaknya yang dapat dilakukan oleh Sheila, dirinya pun tak lagi dapat melihat wajah anaknya untuk terakhir kalinya, kecuali saat anaknya masih hidup.

Walau dirinya tak dapat melihat lagi wajah sang anaknya, namun ia mengaku sudah menyerahkan seluruhnya kepada tuhan atas kejadian ini.

"Kita udah ngak liat lagi, tapi kita percaya dengan informasi yang ada dan kita amini itu saja," katanya.

Sementara itu, Johan Hary sang ayah mengaku akan merencanakan membawa jenazah anaknya tersebut dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati ke rumah duka, Besok (3/11) siang.

Pihaknya mengaku belum mengetahui dimana anaknya akan disemayamkan.

Hingga saat berita ini diturunkan, pihak keluarga masih menunggu beberapa pihak keluarga yang besok datang ke rumah duka.

"Rencana jenazah besok dibawa ke Cikini, jadi sepanjang malam ini mau ditaruh disini dulu. Baru nanti akan ditaruh di rumah duka, dikirim besok siang sekitar jam berapa belum tau juga," katanya. (JOS).

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved