Pilpres 2019

Yenny Wahid Merapat ke Jokowi-Ma'ruf, Cucu Pendiri NU Ini Pilih Dukung Prabowo-Sandi

Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga resmi menunjuk pengasuh Pondok Pesantren Al-Farros, KH Irfan Yusuf sebagai juru bicara.

Yenny Wahid Merapat ke Jokowi-Ma'ruf, Cucu Pendiri NU Ini Pilih Dukung Prabowo-Sandi
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, Koordinator Juru Bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Farros, KH Irfan Yusuf , saat menggelar konferensi pers di di media center Prabowo-Sandiaga, jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2018).(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO) 

BADAN Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno resmi menunjuk pengasuh Pondok Pesantren Al-Farros, KH Irfan Yusuf atau akrab disapa Gus Irfan sebagai juru bicara.

"Kami ingin mengumumkan secara resmi bahwa Gus Irfan Yusuf Hasyim bergabung sebagai juru bicara dari pasangan Prabowo Sandi," ujar Koordinator juru bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak saat menggelar konferensi pers di media center Prabowo-Sandiaga, jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2018).

Menurut Dahnil, Gus Irfan akan banyak membantu dalam menjelaskan visi misi Prabowo-Sandiaga terkait program pengembangan pesantren dan gerakan ekonomi pesantren di akar rumput.

Selain itu, Gus Irfan juga dikenal sebagai sosok yang lekat dengan pesantren dan warga Nahdlatul Ulama.

"Gus Irfan akan banyak membantu komunikasi Tim Prabowo-Sandi di tingkat akar rumput terkait visi misi kami, terutama ekonomi di pesantren," kata Dahnil.

Putri almarhum Gus Dur, Yenny Wahid bersama kyai, ulama, dan habib yang tergabung dalam Konsorsium Kader Gus Dur saat pembacaan deklarasi dukungan pada Pilpres 2019 di Rumah Pergerakan Gus Dur, Kalibata,  Jakarta Selatan, Rabu (26/9).
Putri almarhum Gus Dur, Yenny Wahid bersama kyai, ulama, dan habib yang tergabung dalam Konsorsium Kader Gus Dur saat pembacaan deklarasi dukungan pada Pilpres 2019 di Rumah Pergerakan Gus Dur, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (26/9). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Gus Irfan merupakan cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari.

Baca: Mahfud MD Sebut Hukuman di Indonesia Tak Adil, Pengendara Motor Langsung Dipenjara Koruptor Keliaran

Baca: Mahfud MD: Tak Pantas dan Tak Bermoral Tersangka Korupsi Tetap Jadi Wakil Ketua DPR

Baca: Bentak Pendukungnya Sendiri, Prabowo Dinilai Tidak Laik Jadi Pemimpin Bangsa Indonesia

Ayah Gus Irfan, KH Yusuf Hasyim, dikenal sebagai salah satu tokoh NU sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Alasan Cucu Pendiri NU Gabung Prabowo-Sandi

Sementara itu, seperti diberitakan Kompas.com, alasan pengasuh Pondok Pesantren Al-Farros, KH Irfan Yusuf atau akrab disapa Gus Irfan sehingga mau bergabung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terungkap.

Pria yang resmi ditunjuk sebagai salah satu juru bicara pasangan Prabowo-Sandiaga itu menerangkan, kontestasi jelang Pilpres 2019 saat ini sudah mulai mengarah pada anggapan bahwa seluruh warga Nahdlatul Ulamamendukung salah satu pasangan calon.

"Salah satu poin utama mengapa saya membantu, bahwa di akar rumput terutama di Jawa Timur, yang saya lihat bahwa kontestasi antara Pak Prabowo dan Pak Jokowi ditarik menjadi kontestasi antara NU dan bukan NU," ujar Gus Irfan saat menggelar konferensi pers di media center Prabowo-Sandiaga, jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2018).

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved