Warga dan Pemilik Toko di Pasar Cisalak Depok Berunjuk Rasa Tolak Pemagaran

Unjuk rasa dilakukan warga dengan membentangkan spanduk bertuliskan 'Pasar Oke, Pagar No'.

Warga dan Pemilik Toko di Pasar Cisalak Depok Berunjuk Rasa Tolak Pemagaran
Warta Kota
puluhan warga dan pemilik toko di sekitar area pasar cisalak menggelar unjuk rasa di depan Kantor UPT Pasar Cisalak, Jumat (2/11/2018) pagi, menolak pemagaran tembok di sekelling area pasar. 

Puluhan warga dan pemilik toko menggelar unjuk rasa di depan Kantor UPT Pasar Cisalak, Jumat (2/11/2018) pagi.

Hal itu merupakan buntut kericuhan warga dengan pekerja pelaksana pemagaran yang digelar di area Pasar Cisalak, Depok, tepatnya dI Jalan Gadog, RT 3/6, Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Kamis (1/11/2018) kemarin,

Mereka menolak pemagaran dengan tembok yang dilakukan UPT Pasar Cisalak melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kota Depok, di depan rumah, toko dan kios mereka

Unjuk rasa dilakukan warga dengan membentangkan spanduk bertuliskan 'Pasar Oke, Pagar No'.

Seluruh warga dan pemilik kios akhirnya diterima pihak UPT Pasar Cisalak. Mereka menggelar pertemuan dengan warga dan pemilik toko.

Ramlan Perangin-angin, salah seorang warga RT 3/6, Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, mengatakan sejak awal dan sampai kapanpun, seluruh warga dan pemilik toko yang di depan rumahnya akan dipagar tembok setinggi 2 meter 10 cm, akan menolaknya dan melakukan perlawanan.

"Sebab, pemagaran itu sangat tidak masuk akal dan tak akan bisa kami terima. Pemagaran akan membuat tempat tinggal dan kios kami terisolasi," kata Ramlan, Jumat (2/11/2018).

Menurutnya penolakan warga dan pemilik toko di sana, menolak pemagaran sejak awal. "Dan itu kembali kami sampaikan saat pertemuan tadi. Pemagaran sangat tidak manusiawi dan membuat rumah serta toko kami akan terisolasi," kata Ramlan.

Akhirnya kata Ramlan, pihak UPT Pasar Cisalak berjanji menunda pengerjaan pemagaran sampai waktu yang belum ditentukan.

"Mereka berjanji menunda pengerjaan pemagaran. Sebab kalau dilanjutkan, seluruh warga akan marah dan akan menghentikannya," kata Ramlan.

Kepala Disdagin Depok Kania Parwati mengakui adanya penolakan warga dan pemilik toko di area Pasar Cisalak atas pemagaran, hingga mengakibatkan unjuk rasa, Jumat pagi.

"Iya ada unjuk rasa di area Pasar Cisalak. Direncanakan akan diidentifikasi masalahnya apa denhan pemagaran, untui dilakukan pemecahannya," kata Kania.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved