Jokowi Sebut Dana Kelurahan Tidak Muncul Tiba-tiba, tapi Diusulkan Wali Kota se-Indonesia

Menurut Jokowi, dana kelurahan sudah dibicarakan beberapa tahun lalu, dan diusulkan para wali kota se-Indonesia.

biro setpres
Presiden Jokowi blusukan ke Pasar Bogor, Selasa (30/10/2018) 

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan rencana pemerintah menyalurkan dana kelurahan pada tahun depan, bukan suatu hal yang baru dipikirkan menjelang Pilpres 2019.

"Dana kelurahan, saya ingin menyampaikan dana kelurahan tidak muncul tiba-tiba," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas dana desa dan dana kelurahan‎ di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (2/11/2018).

Menurut Jokowi, dana kelurahan sudah dibicarakan beberapa tahun lalu, dan diusulkan para wali kota se-Indonesia yan‎g tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).

Baca: Dana Kelurahan Digoreng Oposisi, Jokowi: Hati-hati, Banyak Politikus Sontoloyo

Para wali kota tersebut, kata Jokowi, membutuhkan dana kelurahan dalam rangka mengurangi arus urbanisasi kota-kota di Indonesia, mengatasi persoalan yang semakin kompleks seperti kemiskinan, ketimpangan lapangan kerja.

‎"Merespons aspirasi para wali kota, dalam APBN 2019 pemerintah dengan persetujuan DPR telah menganggarkan dana kelurahan Rp 3 triliun," kata Jokowi.

Atas penganggaran tersebut, Presiden Jokowi pun meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani segera menyiapkan mekanisme pencairan dana kelurahan nantinya, agar bisa dimanfaatkan secara baik.

"Saya juga minta Mendagri menyiapkan kerangka pengawasan dan evaluasi agar pemanfaatan dana kelurahan menyentuh kepentingan warga di kelurahan dan perkotaan," papar Jokowi. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved