Jauh-jauh Datang dari Iran, Jadi Maling di Jakarta

Dua warga Iran yakni AKF (42) dan MS (36) dibekuk Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan setelah mencuri di Indomaret.

Jauh-jauh Datang dari Iran, Jadi Maling di Jakarta
Warta Kota/Feryanto Hadi
Polrestro Jakarta Selatan merilis penangkapan dua warga Iran yang mencuri di Indomaret Petukangan. 

DUA warga Iran yakni AKF (42) dan MS (36) dibekuk Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan setelah melakukan aksi pencurian di sebuah minimarket Indomaret, Jalan Damai Raya, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar mengungkapkan, dua pelaku beraksi pada Selasa (30/10/2018) pukul 20.00.

Saat itu, kedua pelaku berbelanja di minimarket tersebut. Namun, saat membayar di kasir, pelaku beberapa kali membuat lengah kasir.

"Mulai dari menukarkan uang sampai minta diambilkan barang. Saat kasir lengkah, pelaku AKF dengan cepat mengambil uang yang ada di laci. Aksinya berlangsung sangat cepat hingga kasir tak sadar," kata Kombes Indra saat merilis penangkapan kasus itu, Jumat (3/14/2018).

Total uang yang digondol pelaku sejumlah Rp3,1 juta, seluruhnya pecahan seratus ribuan. Sesudah menyelesaikan transaksi, kedua pelaku pergi selayaknya pembeli lainnya.

Kasir awalnya tak sadar sebagian uang di laci. Beberapa saat kemudian, saat ia melayani pembeli lain, perasaanya mulai tak enak ketika memandangi kotak tempat uang seratus ribu rupiah biasa ditaruh.

"Barulah dia sadar ada uang yang hilang. Kemudian ia mengecek kamera CCTV dan ternyata pelakunya adalah dua pria asing tadi. Ia pun melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.

Berbekal rekaman kamera CCTV dan keterangan saksi, polisi mulai memburu keberadaan pelaku. Saat mempelajari kasus ini, polisi curiga dengan laporan yang sebelumnya masuk, tentang pencurian uang di Cafe Baso di Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 22 September.

Seorang pria asing diketahui mencuri uang senilai Rp 3,8 juta di cafe itu. Dari keterangan para saksi, ciri-ciri pelaku mengarah ke orang yang sama.

Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya menambahkan, pihaknya terus melacak keberadaan pelaku yang identitasnya sudah diketahui.

Berdasarkan data yang diterima polisi, dua pelaku tinggal di salah satu apartemen di daerah Ancol, Jakarta Utara.

"Tapi setelah kami telusuri, pelaku sedang berada di daerah Petukangan. Kami tangkap keduanya di sana," ungkap Andi.

Kedua pelaku kini mendekam di tahanan Mapolres Jakarta Selatan dan diancam Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan kedutaan negara asal. Nanti kan ada SOPnya. Dari kedutaan nanti biasanya ada pendampingan hukum," ungkapnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved