Dokter menunjukkan ruang otopsi jenazah di Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018).
DOKTER menunjukkan ruang otopsi jenazah di Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018).
Di tempat ini jenazah korban diotopsi untuk mencocokkan dengan data ante mortem yang sudah tersedia. (*)
Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018). (Warta Kota/Alex Suban)Dokter menunjukkan ruang CT Scan untuk jenazah di Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018). (Warta Kota/Alex Suban)Dokter menunjukkan ruang CT Scan untuk jenazah di Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018). (Warta Kota/Alex Suban)Dokter menunjukkan ruang otopsi jenazah di Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018). (Warta Kota/Alex Suban)Dokter menunjukkan ruang otopsi jenazah isolasi di Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018). (Warta Kota/Alex Suban)Peralatan dokter untuk otopsi jenazah di Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018). (Warta Kota/Alex Suban)Dokter menunjukkan ruang otopsi jenazah isolasi di Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018). (Warta Kota/Alex Suban)Dokter menunjukkan label untuk jenazah di ruang otopsi Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018). (Warta Kota/Alex Suban)Dokter menunjukkan alat pembaca rotngen di ruang otopsi Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018). (Warta Kota/Alex Suban)Petugas menunjukkan ruang pendingin jenazah di Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018). (Warta Kota/Alex Suban)Petugas menunjukkan ruang pendingin jenazah di Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018). (Warta Kota/Alex Suban)Petugas menunjukkan ruang pendingin jenazah di Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018). (Warta Kota/Alex Suban)Petugas menunjukkan ruang penyerahan jenazah di Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018). (Warta Kota/Alex Suban)