Ada Pembangunan Saluran Air, Kemang Utara Macet Parah

LALU lintas di Jalan Kemang Utara dan sejumlah jalan di sekitarnya beberapa hari ini macet parah, khususnya pada jam sibuk kerja.

Ada Pembangunan Saluran Air, Kemang Utara Macet Parah
Warta Kota/Feryanto Hadi
Pekerja saat melakukan pembangunan saluran air di Jalan Kemang Utara dan sejumlah jalan di sekitarnya. 

LALU lintas di Jalan Kemang Utara dan sejumlah jalan di sekitarnya beberapa hari ini macet parah, khususnya pada jam sibuk kerja.

Hal itu diakibatkan adanya pembangunan saluran air di kawasan tersebut, yang memakan sebagian ruas jalan.

Kondisi diperparah karena kendaraan nekat melintas di jalan itu, meskipun sebenarnya sudah ada peringatan untuk menggunakan akses jalan lain. Pantauan Warta Kota, akses jalan menuju Kemang Utara bahkan sudah ditutup mulai dari Simpang Kemang Raya.

Namun, sepeda motor tetap melintas. Sedangkan kendaraan roda empat juga tetap nekat masuk ke Jalan Kemang Utara melalui akses jalan perkampungan. Akibatnya, kendaraan menumpuk di sekitar lokasi galian.

"Memang ini pemilik mobil, sudah tahu jalannya ditutup tetap pada nekat masuk sini. Jadinya begini, tidak bisa jalan semua," kata Ridho (35), salah satu pengendara sepeda motor kepada Warta Kota, Kamis (1/11/2018).

Sejumlah pengendara tampak emosi menghadapi kemacetan itu. Namun, sejumlah pengendara mobil menunjukkan wajah bersalah saat mobil mereka terjebak di tengah kemacetan lantaran tak ada ruang untuk melintas. Sementara, sejumlah warga tampak membantu mengatur arus lalu lintas.

Didi Sugandhi, Kasie Pembangunan Sudin Sumber Daya Air Jakarta Selatan mengungkapkan, pihaknya membangun saluran air sepanjang 998 meter di sepanjang jalan itu. Langkah itu sebagai persiapan menghadapi musim hujan.

Sebab, kawasan Bangka selama ini sering terjadi genangan karena kurang maksimalnya saluran air.

"Pembangunan ini kami lakukan sebagai bentuk antisipasi genangan dan banjir di wilayah itu" tutur Didi.

Didi menambahkan, saluran itu dibangun dengan menggunakan pihak ketiga melalui sistem lelang e-katalog.

Untuk dimensi ukuran saluran bervariasi mulai dari 80x80 cm hingga 100x100 cm dengan kedalaman kurang lebih 2 hingga 3 meter. Untuk nilai kontrak pembangunan tersebut sebesar Rp 3.167.408.000 yang akan berakhir 10 Desember mendatang.

“Kendala lapangannya banyak jaringan utilitas di area saluran, namun semua dapat teratasi dengan baik,” ungkapnya

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved