Pesawat jatuh

Tak Ditemui Jokowi, Ribuan Honorer K2 Menginap di Depan Istana Negara

Ribuan tenaga honorer K2 dari sejumlah kota di Indonesia memutuskan bertahan di kawasan Monas hingga malam hari.

Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Feryanto Hadi
Ribuan tenaga honorer K2 dari sejumlah kota di Indonesia memutuskan bertahan di kawasan Monas hingga malam hari. Mereka tidak akan pulang sebelum Presiden Joko Widodo menemui mereka, Selasa (20/10/2018) pagi. 

RIBUAN tenaga honorer K2 dari sejumlah kota di Indonesia memutuskan bertahan di kawasan Monas hingga malam hari.

Mereka tidak akan pulang sebelum Presiden Joko Widodo menemui mereka.

Sebelumnya, sejak Selasa (20/10/2018) pagi, massa sudah melakukan aksi di depan istana negara. Namun, hingga petang, tidak ada perwakilan massa aksi yang ditemui oleh presiden maupun perwakilannya.

Pantauan Warta Kota pada Senin dini hari, ribuan honorer masih berada di sekitar pintu masuk Monas depan istana negara.

Mereka memilih menginap, meski tanpa bekal yang cukup. Mereka tidur beralaskan koran bekas, sebagian merebahkan badan begitu saja di pelataran.

"Tidak ada perwakilan pemerintah yang menemui kami. Kami akan bertahan sampai aspirasi kami bisa sampai ke presiden," kata Aries, perwakilan peserta aksi dari Sragen ditemui pada Selasa tengah malam.

Ia mengatakan, aksi demonstrasi diikuti sekitar 150 ribu orang dari seluruh Indonesia.

Sempat saat gesekan saat pendemo mencoba mendekat ke pintu gerbang istana negara.

Massa kesal karena presiden seolah tidak ada itikat baik untuk sekadar menerima perwakilan pendemo.

Ketua Forum Honorer K2 Sragen, Uut Haryanto mengungkapkan, dalam aksi kali ini, mereka mengajukan sejumlah tuntutan yang sama seperti aksi-aksi yang mereka lakukan sebelumnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved