Ketua DPRD DKI Minta Keamanan MRT Diperketat

DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi berharap kepada PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta agar memperketat pengamanan.

Ketua DPRD DKI Minta Keamanan MRT Diperketat
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menjajal kereta MRT Jakarta dari Stasiun HI menuju Stasiun Lebak Bulus, Rabu (31/10/2018). 

KETUA DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi berharap kepada PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta agar memperketat pengamanan.

"Saya bilang ke pak William pengamanan (stasiun) yang dibawah harus bagus. CCTV harus banyak.Bagaimana nanti maintenance nya juga harus difikirkan," ujar Pras di Stasiun Lebak Bulus Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2018).

Menurutnya fasilitas yang akan ada distasiun dan kereta sudah sangat baik bahkan melebihi MRT di luar negeri.

"Fasilitasnya bagus, nikmat seperti diluar negeri. Persis bangat ini kayak MRT diluar negeri, sekarang adanya di Indonesia. Malah lebih baik di Indonesia ini," kata Pras.

MRT akan dioperasikan pada Maret 2019 mendatang, namun saat ini persiapan sudah 96 persen.

"Sekarang finishing. Semua stasiun sudah selesai ya tinggal kecil-kecilnya lah. Saya rasa cepet kok itu. Mudah-mudahan kita bisa menikmati secepatnya," ucap Pras.

Meskipun saat ini tarif belum ditetapkan, Pras merasa tarif yang diajukan saat ini sudah layak yakni sekitar Rp 8.500 per 10 kilometer.

"Tarif sedang dalam proses. Kalau Rp 10 ribu saja, bagi saya masih layak kok," ucap Pras.

Sebab dengan tarif tersebut, penumpang bisa melanjutkan menggunakan Bus Transjakarta tanpa membayar lagi.

"Itukan bisa terintegrasi kemana mana pakai Transjakarta. Jadi semua bisa nyambung, layak lah kalau segitu," ungkapnya. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved