Pilpres 2019

Blusukan ke Pasar Surya Kencana Bogor, Jokowi: Harga-harga di Pasar Tradisional Itu Paling Murah

Presiden Jokowi membeli sejumlah sayur mayur dan bahan pangan, salah satunya tempe, saat kunjungan ke Pasar Surya Kencana, Bogor.

Blusukan ke Pasar Surya Kencana Bogor, Jokowi: Harga-harga di Pasar Tradisional Itu Paling Murah
Presiden Joko Widodo blusukan di Pasar Surya Kencana, Bogor, pada Selasa malam (30/10/2018). (Bayu Prasetyo) 

PRESIDEN Joko Widodo membeli sejumlah sayur mayur dan bahan pangan, salah satunya tempe, saat kunjungan ke Pasar Surya Kencana, Bogor untuk meninjau harga di pasar.

"Jadi pasar tradisional itu pasar yang paling murah. Jadi jangan sampai masuk ke pasar, bilang harga-harga mahal," kata Jokowi saat mengunjungi Pasar Surya Kencana, Bogor pada Selasa (30/10/2018) malam.

Presiden tiba di pasar itu pada sekitar pukul 22.00 WIB dan menemui sejumlah pedagang selama sekitar 30 menit.

Baca: Arab Saudi Jatuhkan Hukuman Mati kepada Tuti Tursilawati yang Tidak Bisa Diampuni


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu "blusukan" ke pasar becek itu guna mengecek kondisi harga beberapa kebutuhan pangan yang beragam.

Dia menemukan harga bahan pangan ada yang naik maupun turun, tergantung suplai.

Jokowi merinci beberapa harga bahan kebutuhan yang ditanya langsung kepada pedagang sayur.

Antara lain penurunan harga terjadi di sejumlah produk sayur seperti sawi hijau biasanya Rp 8.000 menjadi Rp 7.000 dan buncis dari Rp 16.000 menjadi Rp 12.000.

Sementara itu, terdapat beberapa harga yang juga naik, yakni ayam menjadi Rp 35.000 per ekor, dan alpukat naik dari Rp 20.000 menjadi Rp 25.000.

Jokowi menjelaskan, pemerintah pun terus memantau harga-harga bahan pangan untuk menyeimbangkannya.

"Inflasinya stabil, harga di pasar juga stabil. Jadi jangan sampai ada yang teriak di pasar harga mahal-mahal. Nanti ibu-ibu di pasar marah, nanti nggak ada yang datang ke pasar, larinya ke supermarket, ke mall," ujar Presiden.

Menurut Kepala Negara, pemerintah turut berupaya menyeimbangkan jika ada harga kebutuhan pangan yang naik.

"Jadi jangan sampai harganya terlalu rendah, peternak nanti teriak-teriak. Kalau sayur murah, nanti petani juga teriak rugi. Jadi ini menyeimbangkannya nggak mudah. Kalau teriak mahal nanti yang marah ya ibu-ibu," ujar Presiden.

Dalam kunjungan itu Presiden membeli sejumlah sayur dan buah serta bahan lauk makanan seperti 10 ikat bayam, sayur sawi, 2 kilogram cabe rawit, dan 2 kilogram cabe keriting, serta pepaya.

Tidak ketinggalan Jokowi juga membeli enam papan tempe.

"Ya dari dulu senengnya tempe. Ini sambil mengecek tempe, naik atau tidak naik. Harganya tetap," ujar Presiden.

Presiden yang mengenakan kemeja putih dan bersepatu kets hitam tiba di pasar pada sekitar pukul 22.00 WIB. (Antara)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved