Pesawat Jatuh

Hingga Malam Ini RS Polri Belum Dapat Identifikasi 24 Jenazah Korban Lion Air JT 610

HASIL rekonsiliasi pemeriksaan 24 jenazah yang diterima pihak RS Polri Kramat Jati, hingga malam ini belum dapat mengidentifikasi.

Hingga Malam Ini RS Polri Belum Dapat Identifikasi 24 Jenazah Korban Lion Air JT 610
Istimewa
JUMPA pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/10/2018) malam. Hingga Selasa malam, 24 jasad korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 belum bisa diidentifikasi. 

HASIL rekonsiliasi pemeriksaan 24 kantong jenazah yang diterima pihak RS Polri Kramat Jati, hingga malam ini belum dapat mengidentifikasi, meskipun sudah dicocokkan dengan data-data sekunder dari keluarga korban.

Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri, Irjen Pol Artur Tampi, mengatakan, dari 24 kantong jenazah yang telah diperiksa, seluruhnya merupakan 87 body part. Namun hingga malam ini, Selasa (30/10/2018), belum ada satu pun yang dapat teridentifikasi.

"Kami sampaikan hari ini belum bisa mengidentifikasi satu korban dari 24 jenazah yang kita terima," kata Irjen Pol Artur Tampi, Selasa (30/10/2018).

Menurut Irjen Pol Artur, kondisi jenazah yang sudah tidak utuh lagi membuat data-data ante mortem keluarga korban belum ditemukan kecocokan. Sehingga dirinya menyimpulkan bahwa dari 24 kantong jenazah tersebut belum teridentifikasi.

"Karena kondisinya tadi yang saya sampaikan, bahwa 24 kantong jenazah adalah body part, walaupun ada beberapa ciri-ciri yang ditemukan tapi belum dapat disimpulkan. Karena ada data ante mortem ciri yang sama dari beberapa keluarga korban," katanya.

Untuk itu dirinya meminta kepada keluarga korban untuk tetap menunggu sampai proses identifikasi ditemukan, sekaligus menunggu proses identifkasi melalui sample DNA. 

Menurutnya hingga hari ini sudah ada 147 keluarga yang diambil sample DNAnya dari 187 data ante mortem yang masuk ke Posko DVI Ante Mortem RS Polri Kramat Jati.

"Jadi kita tetap menunggu pemeriksaan DNA. Paling cepat 4 hari sampai 8 hari. Jadi saya sampaikan dalam proses identifikasi kita belum bisa mengidentikfikasi korban," katanya. 

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved