Pesawat Jatuh

Sekitar 60 Penyelam Cari Bangkai Pesawat Lion Air JT 610 yang Belum Ditemukan

Pesawat Lion Air JT 60 jatuh di laut berkedalaman 30-35 meter di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Sekitar 60 Penyelam Cari Bangkai Pesawat Lion Air JT 610 yang Belum Ditemukan
Twitter @Sutopo_PN
Puing pesawat JT 610 yang ditemukan di sekitar peraiaran Tanjung Karawang 

WARTA KOTA, PALMERAH--Sekitar 60 penyelam, gabungan dari Basarnas dan TNI/Polri, hingga Senin (29/10/2018) siang ini masih melakukan penyelaman untuk mencari bangkai pesawat Lion Air JT 610

Pesawat Lion Air JT 610 jatuh di laut berkedalaman 30-35 meter di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta.

"Kita sudah mengerahkan peralatan yang kita miliki. Kita sedang melaksanakan penyelaman untuk mencari korban," kata Brigadir Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto, Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas.

Jumlah total personil yang diturunkan di sekitar lokasi jatuhnya pesawat di perairan Karawang, sekitar 300 orang.

Hingga berita ini diturunkan, bangkai pesawat belum juga ditemukan. Anggota Basarnas hanya menemukan serpihan pesawat dan sejumlah identitas diri para korban diantaranya, KTP, paspor, KTA, SIM, kartu BPJS dan buku tabungan.

Begitu juga black box pesawat. Sampai saat ini masih dilakukan pencahrian untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

Penerbangan Lion Air nomor penenerbangan JT 610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang.

Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628” (sekitar Kerawang)

 Pesawat mengangakut 178 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi.

Pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8. Pesawat ini buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018 . Pesawat dinyatakan laik operasi.

Pesawat dikomandoi Capt. Bhavye Suneja dengan copilot Harvino bersama enam awak kabin atas nama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula.

Kapten pilot sudah memiliki jam terbang lebih dari 6.000 jam terbang dan copilot telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang

Lion air sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan berkerjasama dengan instansi terkait dan semua pihak sehubungan dengan kejadian ini.

Terkait dengan kejadian ini kami membuka crisis center di nomor telepon 021-80820000 dan untuk infomasi penumpang di nomor telpon 021-80820002

Penulis: Achmad Subechi
Editor: Achmad Subechi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved