Sumpah Pemuda

Pesan Wali Kota Bekasi untuk Para Pemuda Kota Bekasi

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi memimpin langsung apel dan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Pesan Wali Kota Bekasi untuk Para Pemuda Kota Bekasi
Wartakotalive/Muhammad Azzam
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi 

PEMERINTAH Kota Bekasi menggelar apel pagi sekaligus melakukan upacara petingatan Hari Sumpah Pemuda di lapangan Alun-alun Kota Bekasi, Senin (29/10/2018).

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi memimpin langsung apel dan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Ucapara memperingati Sumpah Pemuda mengusung tema 'Bangun Pemuda, Satukan Indonesia' juga dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) baik itu Polrestro Bekasi Kota, Komandan Kodim 05/07 Bekasi, pelajar dan tokoh masyarakat.

Peringatan sumpah pemuda kali ini, di awali dengan puisi dramatisir Karawang Bekasi yang dibacakan dan diperagakan oleh Penyair Raya Bekasi dan Dewan Kesenian Bekasi.

Puisi itu berisikan perjuangan pemuda pada jaman dahulu yang tergerak dari Monumen Perjuangan Rakyat Bekasi dalam melawan penjajah.

Pemerintah Kota Bekasi menggelar apel pagi sekaligus melakukan upacara petingatan Hari Sumpah Pemuda di lapangan Alun-alun Kota Bekasi, Senin (29/10/2018).
Pemerintah Kota Bekasi menggelar apel pagi sekaligus melakukan upacara petingatan Hari Sumpah Pemuda di lapangan Alun-alun Kota Bekasi, Senin (29/10/2018). (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan peran pemuda dalam suatu perjuang bangsa Indonesia sangatlah penting.

"Pemuda harus mengerti mengenai informasi dalam perkembangan teknologi, satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi, satu sisi lain mempunyai dampak negatif, lawan berita destruktif mulai dari hoax, hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas, hingga radikalisme yang bisa masuk dengan mudahnya, peran pemuda yang harus filter sejak sekarang," kata Rahmat Effendi.

Ia menjelaskan aumpah pemuda adalah pondasi yang dibangun para pemuda di era 1928, khusus pemuda Kota Bekasi harus ada perubahan yang signifikan, baik tindakan, sikap, dan cara berpikir untuk meneruskan perjuangan.

Rahmat menjelaskan pentingnya peran pemuda di zaman modern khususnya di era digital seperti ini, pemuda harus menjadi pelopor kemandirian.

"Kita tidak boleh lagi linear, kita tidak boleh lagi jalan di tempat, makanya saya selalu melakukan reposisi di kelembagaan, SDM termasuk bagaimana mengoptimalkan potensi itu dalam rangka mengisi apa yang diperjuangkan dengan nyawa dengan darah untuk mensejahterakan Kota Bekasi," jelas dia.

Pemuda juga diharapkan dapat menjadi poros untuk kensukseskan visi misi Kota Bekasi.

Pemkot Bekasi dalam hal ini terus mengalakkan keikutsertaan pemuda dalam berbagai agenda agar peran pemuda terus meningkat.

"Pemuda juga punya tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, kan di awal saya bilang bangun kedamaian, rajut kebersamaan dalam rangka meningkatkan persatuan," paparnya. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved