Tiga Pejabatnya Diciduk KPK, Plt Kepala Dinas Pemkab Bekasi Diisi Eselon II

KPK juga menangkap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dan Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas PUPR Neneng Rahmi.

Tiga Pejabatnya Diciduk KPK, Plt Kepala Dinas Pemkab Bekasi Diisi Eselon II
Warta Kota/Muhammad Azzam
Area Pemerintah Kabupaten Bekasi, di Jalan Deltamas Boulevard, Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. 

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi kembali merombak jabatan Plt Kepala Dinas yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait suap perizinan proyek Meikarta.

Awalnya jabatan itu diisi oleh Sekretaris Dinas (Sekdis), namun setelah hasil kajian Badan Pertimbangan Jabatan dan Perangkat (Baperjakat), jabatan itu diisi oleh Pejabat Tinggi Pratama atau Eselon II.

Ketiga jabatan yang kosong itu adalah Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPPT).

Baca: Jokowi: Saya Ingatkan, Sekarang Bukan Zamannya Lagi Kampanye Gunakan Politik Adu Domba

"Iya jabatan Plt Kepala Dinas kembali dirombak. Itu kajian awal Baperjakat, karena roda organisasi SKPD yang kepala dinasnya tersandung persoalan hukum harus tetap berjalan," kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatih Daerah Kabupaten Bekasi Oded Yahya, Minggu (28/10/2018).

"Jadi pada saat itu pengangkatan para Sekdis ini hanya sementara, karena ketika kosong harus langsung diisi. Tapi setelah itu ada kajian kembali, dan memang sesuai aturan Plt Kepala Dinas harus diisi oleh Eselon II," sambungnya.

Oded Yahya mengatakan, dari hasil kajian lanjutan Baperjakat, saat ini Plt Kepala Dinas di tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut sudah diisi oleh ketiga pejabat Eselon II B Pemerintah Kabupaten Bekasi, yang dikeluarkan oleh Plt Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

Baca: Polisi Jakarta Barat Bekuk Pelaku Curas yang Sudah Beraksi di 35 Lokasi

"Kembali lagi, hasil penetapan ini tentu berdasarkan kajian matang dan sesuai aturan. Semua itu juga bertujuan agar program kerja Pemkab Bekasi yang sudah direncanakan bisa berjalan dengan baik," paparnya.

Ada pun pejabat Eselon II yang mengisi jabatan Plt Kepala Dinas yakni Slamet Supriadi sebagai Plt Kepala Dinas PUPR yang sebelumnya sebagai Asisten Daerah Ilekbang, Plt Kepala DinasbDPMPPT diisi Ida Farida, dan Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Farid Setiawan yang sebelumnya sebagai Staf Ahli Bupati Bekasi.

Sebelumnya, KPK menangkap Kepala Dinas PUPR Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Sahat M Banjarnahor, dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPPT) Dewi Trisnowati.

Baca: Prostitusi Online di Apartemen Center Point, Satpol PP Bakal Data Penghuni dan Agen Penyewa Unit

KPK juga menangkap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dan Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas PUPR Neneng Rahmi.

Sedangkan empat orang diduga pemberi suap adalah Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, Taryadi (konsultan Lippo Grup), Fitra Djaja Purnama (konsultan Lippo Grup), dan Henry Jasmen (pegawai Lippo Grup). (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved