Media Sosial

Fadli Zon Tantang Jokowi Gratiskan Tol Jagorawi

Namun dalam kicauannya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon minta agar Presiden Joko Widodo melahirkan kebijakan, bukan hanya pencitraan.

Fadli Zon Tantang Jokowi Gratiskan Tol Jagorawi
Kompas.com
Fadli Zon 

HARI Sumpah Pemuda yang jatuh pada Minggu (28/10/2018) hari ini, tidak dirayakan secara khusus.

Namun dalam kicauannya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon minta agar Presiden Joko Widodo melahirkan kebijakan, bukan hanya pencitraan.

Hal itu disampaikan Fadli Zon menyusul kicauan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Rachland Nasidik, Minggu (28/10/2018). Rachland Nasidik menyindir sikap Joko Widodo dan pendukungnya yang menyebut pembangunan bersifat berkelanjutan, tidak perlu dibanding-bandingkan.

"Setelah dilawan dan dibuktikan bahwa pendahulunya juga membangun infrastruktur, bahkan lebih banyak dan sukses, baru Pakde dan buzzers bilang pembangunan adalah kelanjutan dan tak perlu dibanding-bandingkan. Ada yang mau wakili saya bilang sontoloyo?" tulis Rachland lewat akun @RachlandNasidik.

Kicauan Rachland pun ditanggapi beragam pihak, termasuk Fadli Zon. Politikus Partai Gerindra itu pun menyinggung bahwa bukan Jokowi sebagai presiden yang melakukan pembangunan, tetapi presiden pendahulunya.

"Semua pemerintahan tentu bangun infrastruktur namanya sj negara sedang berkembang. Jgn dipamerkan sbg prestasi, itumah kewajiban. Plg byk bangun ya era Pak Harto. Ukur aja jalanan, pelabuhan, listrik sampai gedung," tulisnya.

Terlepas dari upaya Jokowi dalam pembangunan, Fadli Zon mengusulkan agar Jokowi mengeluarkan kebijakan yang pro rakyat. Kebijakan yang menurutnya bukan melulu pencitraan.

Kebijakan tersebut adalah menggratiskan tarif Tol Jakarta Bogor Ciawi (Jagorawi). Tol yang telah beroperasi lebih dari 40 tahun itu, katanya, telah menguntungkan negara dan layak digratiskan.

"Sy usul P @jokowi segera gratiskan tol Jagorawi yg sdh 40 tahun beroperasi. Sdh balik modal n sdh byk untungkan negara n pengelola. Jadikan jalan sbg sarana pelayanan, bukan bisnis termasuk jalan tol baru yg tarifnya mahal2. Itu baru prestasi, bukan pencitraan murahan," tulis Fadli Zon. (*)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved