Tingkatkan Kompetensi, Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Gelar Rakernas

SERIKAT Pekerja BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional guna merumuskan kebijakan-kebijakan organisasi ke depan.

Tingkatkan Kompetensi, Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Gelar Rakernas
Warta Kota/Vinny Rizki Amelia
SERIKAT Pekerja (SP) BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) guna merumuskan kebijakan-kebijakan organisasi ke depan, di Learning Institute BPJS Ketenagakerjaan, Bogor, 25-27 Oktober 2018. 

SERIKAT Pekerja (SP) BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) guna merumuskan kebijakan-kebijakan organisasi ke depan.

Diharapkan Rakernas yang bertema Mendorong Pengelolaan Sumber Daya Manusia BPJS Ketenagakerjaan yang Profesional ini, mampu menelurkan kebijakan strategis dalam peningkatan kompetensi anggota SP BPJS Ketenagakerjaan yang selaras dengan cita-cita manajemen.

SERIKAT Pekerja (SP) BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) guna merumuskan kebijakan-kebijakan organisasi ke depan, di Learning Institute BPJS Ketenagakerjaan, Bogor, 25-27 Oktober 2018. Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Eko Purnomo dan dihadiri Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto.
SERIKAT Pekerja (SP) BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) guna merumuskan kebijakan-kebijakan organisasi ke depan, di Learning Institute BPJS Ketenagakerjaan, Bogor, 25-27 Oktober 2018. Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Eko Purnomo dan dihadiri Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto. (Istimewa)

Kegiatan yang dilaksanakan di Learning Institute BPJS Ketenagakerjaan, Bogor dari 25-27 Oktober ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan, Eko Purnomo dan dihadiri Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto.

Rakernas juga dihadiri delegasi-delegasi Pengurus SP BPJS Ketenagakerjaan se Indonesia dengan harapan kebijakan strategis yang dihasilkan merupakan representasi keseluruhan anggota SP BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan karyawan BPJS Ketenagakerjaan.

SERIKAT Pekerja (SP) BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) guna merumuskan kebijakan-kebijakan organisasi ke depan, di Learning Institute BPJS Ketenagakerjaan, Bogor, 25-27 Oktober 2018.
SERIKAT Pekerja (SP) BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) guna merumuskan kebijakan-kebijakan organisasi ke depan, di Learning Institute BPJS Ketenagakerjaan, Bogor, 25-27 Oktober 2018. (Warta Kota/Vinny Rizki Amelia)

Agus mengatakan, SP BPJS TK merupakan penyeimbang dalam menjalankan roda institusi sebagai corong aspirasi karyawan dalam menyampaikan gagasan.

"Tentunya kami akan mendukung penuh hal strategis demi kemajuan bersama dalam memberikan perlindungan risiko sosial bagi pekerja," papar Agus kepada wartawan seusai berdialog dengan peserta Rakernas di Learning Institute BPJS Ketenagakerjaan, Bogor, Kamis (25/10/2018).

SERIKAT Pekerja (SP) BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) guna merumuskan kebijakan-kebijakan organisasi ke depan, di Learning Institute BPJS Ketenagakerjaan, Bogor, 25-27 Oktober 2018. Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Eko Purnomo dan dihadiri Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto.
SERIKAT Pekerja (SP) BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) guna merumuskan kebijakan-kebijakan organisasi ke depan, di Learning Institute BPJS Ketenagakerjaan, Bogor, 25-27 Oktober 2018. Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Eko Purnomo dan dihadiri Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto. (Warta Kota/Vinny Rizki Amelia)

Dalam kesempatan yang sama, Eko mengatakan, melalui acuan visi kepengurusan periode ini pihaknya dapat mengimplementasikan kemitraan yang strategis dengan manajemen BPJS Ketenagakerjaa dalam upaya memberikan kesejahteraan karyawan dan keluarga yang harmonis.

"Namun dengan berperan aktif pula dalam dukungan bagi terimplementasinya jaminan sosial bagi pekerja di Indonesia mengingat potensi yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan," ujar Eko.

Hingga saat ini anggota SP BPJS TK mencapai 5599 orang yang setengahnya merupakan karyawan dengan usia muda yang dikatakan Eko menjadi peluang dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. 

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved