Kisah Jessica Mananohas, Sebelum Meninggal Ampuni Sang Ibu yang Telah Membakarnya

Siswi SD ini meninggal dunia setelah ibunya, Olga Semet (OS), menyiram tubuh Jessica dengan minyak tanah dan menyulutnya dengan api.

Tribun Manado
SETELAH bertahan lebih dari sebulan, Jesssica Manonahas (10), seorang siswi SD di Desa Pintareng, Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, yang diduga dibakar ibunya akhirnya meninggal dunia, Selasa (23/10/2018). 

3. Gara-gara pisau dapur yang hilang

Pada hari Rabu (12/9/20180, OS kebingungan mencari pisau dapur yang biasanya dipakainya untuk memasak. Kemarahannya tak terbendung saat Jessica dan saudaranya, Dave, tidak menjawab permintaan tolong OS untuk mencari pisau tersebut.

Jessica segera menjadi sasaran kemarahan OS. Sang ibu memukul kedua tangan dan kakinya dengan pelepah kelapa dan menyiram tubuh Jessica serta Dave dengan minyak tanah.

Setelah itu, OS mengambil pelepah pisang dan membakar pelepah kelapa yang telah diolesi dengan minyak tanah.

OS segera mencari Jessica yang berlari dari kemarahan ibunya itu. Tanpa pikir panjang, OS menyulut tubuh Jessica dengan api di pelepah kelapa yang telah disulutnya dengan api.

Setelah itu, Jessica pun berlari menjauh hingga terjatuh di dekat tempat sampah.

Melihat hal itu, OS pun segera mengejar Jessica dan mencoba menolong korban dengan mengoleskan tomat dan sayur daun gedi ke tubuh Jessica. Lalu bersama tetangga, Jessica dilarikan ke rumah sakit. 

4. Jessica jalani operasi sebanyak 4 kali

Jessica telah menjalani operasi sebanyak 4 kali pasca dibakar oleh ibunya. "Di rumah sakit Sangihe sudah 3 kali jalani operasi, dan di Manado sekali. Jadi sudah 4 kali," kata Nurlince Sahambangu, tante dari Jessica ketika ditemui Tribunmanado.co.id, Jumat (19/10/2018) di RSUP Kandou.

Kondisi Jessica sempat membaik, namun dalam sepekan terakhir kondisinya terus menurun. Pada hari Selasa (23/10/2018), Jessica dikabarkan telah meninggal dunia.

"Laporan yang saya terima memang meninggal pada pukul 14.08 Wita," ujar Direktur RSUP Kandou Malalayang Jimmy Panelewen. 

5. Polisi menahan OS

Kasat Reskrim Polres Sangihe Iptu Denny Tampenawas mengatakan, polisi sudah menahan sang ibu di Polres Sangihe. Polisi, lanjut dia, terus memproses kasus ini.

"Perkembangannya saat ini sudah tahap 1," kata Tampenawas.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved