Breaking News:

Selidiki Penyaluran Beras Miskin, Kejari Kabupaten Tangerang Bakal Panggil Paksa Oknum Kepala Desa

"Kami sedang melakukan penyelidikan atas dugaan penyimpangan penyaluran bantuan beras untuk masyarakat miskin ini," sambungnya.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Yaspen Martinus
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Kepala Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Tangerang Paisol 

KEJAKSAAN Negeri Tigaraksa, Kabupaten Tangerang tengah menyelidiki penyaluran beras sejahtera bagi masyarakat miskin pada tahun 2017.

Hal itu dilakukan karena adanya tunggakan pembayaran yang dilakukan oknum Kepala Desa. Kepala Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Tangerang Paisol menjelaskan, beras sejahtera merupakan hak bagi masyarakat menengah ke bawah. Oleh karena itu, penyalurannya juga harus merata.

"Dan desa wajib melunasi tunggakannya, namun bantuan tersebut disinyalir diselewengkan," ujar Paisol, Kamis (25/10/2018).

Baca: Ini Alasan Polisi Periksa Amien Rais dalam Kasus Ratna Sarumpaet

"Kami sedang melakukan penyelidikan atas dugaan penyimpangan penyaluran bantuan beras untuk masyarakat miskin ini," sambungnya.

Menurutnya, dalam pemanggilan tersebut, oknum Kades di wilayah Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tabgerang, tidak kooperatif, dan beberapa kali dipanggil tidak pernah datang.

"Kami akan mempertimbangkan upaya pemanggilan dan penjemputan paksa," ucap Paisol.

Baca: DPR Usul Ibu Kota Sulawesi Tengah Dipindahkan dari Palu

Ia menyebut, sudah empat kali dipanggil, yang bersangkutan tidak pernah datang. Maka, pihak Kejaksaan mengambil langkah melakukan upaya paksa.

"Jumlah tunggakan oknum Kades tersebut selama 10 bulan totalnya hampir Rp 180 juta. Kami juga akan melakukan penyelidikan terhadap desa-desa yang menerima bantuan dana desa," paparnya. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved