Jurnalis Arab Saudi Hilang

Marah atas Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi, Presiden Perancis Telepon Raja Salman

PEMERINTAH Perancis siap memberikan sanksi internasional kepada mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Marah atas Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi, Presiden Perancis Telepon Raja Salman
SPA/Reuters/english.alarabiya.net
RAJA Salman dan Presiden Perancis Emmanuel Macron 

PEMERINTAH Perancis siap memberikan sanksi internasional kepada mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi.

Pernyataan itu dikeluarkan oleh Istana Elysee usai Presiden Perancis Emmanuel Macron saat menyampaikan amarahnya atas kasus tersebut kepada Raja Salman melalui telepon pada Rabu (24/10/2018).

"Presiden Perancis menginformasikan (Raja Salman) tentang amarahnya yang mendalam atas kejahatan tersebut," demikian pernyataan istana kepresidenan Perancis seperti diwartakan AFP.

Macron mengatakan kepada raja mengenai prioritas utama negaranya adalah membela kebebasan berekspresi, pers, dan publik.

"Perancis tidak akan ragu untuk memberikan sanksi internasional, bersama dengan mitra internasional lain, melawan yang bersalah," imbuh pernyataan tersebut.

 Baca: Ini Komentar Pertama Pangeran MBS soal Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi

Baca: Inggris Cabut Visa Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi, Soal Penjualan Senjata Dievaluasi 

Sementara itu, Amerika Serikat juga telah mengancam akan memberlakukan sanksi jika pimpinan Saudi terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Pada Selasa lalu, "Negeri paman Sam" juga telah mencabut visa bagi 21 warga negara Saudi yang terkait dengan kejahatan itu. Hal yang sama juga dilakukan oleh Inggris, yang mengumumkan sudah membatalkan visa para pelaku.

 Lebih dari dua pekan Saudi bergeming soal hilangnya Khashoggi di gedung konsulat Saudi di Turki pada 2 Oktober 2018. Kerajaan mengakui Khashoggi tewas di konsulat dan menyebutnya sebagai operasi tidak resmi, sebuah klaim yang disangkal oleh negara lain.

Kasus ini menyoroti kembali figur Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) yang kini menghadapi sejumlah tudingan.

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved