Kamis, 14 Mei 2026

Jembatan Dibongkar, Jalan Pitara Raya Ditutup Sampai Akhir Desember

Akibat pengerjaan perbaikan jalan ini, ruas Jalan Pitara di kedua arah ditutup hingga 24 Desember mendatang

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Murtopo
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Jalan Pitara di sekitar jembatan ditutup di kedua arah mulai Kamis (25/10/2018) hingga 24 Desember mendatang. Sebab jembatan dibongkar untuk pengerjaan perbaikan jembatan tersebut yang dinilai sudah mulai rawan amblas. 

Jembatan di Jalan Pitara Raya, Pancoran Mas, Depok, tepatnya di belakang Masjid Al Ubudiyah, mulai dibongkar dengan menggunakan alat berat, Kamis (25/10/2018) siang.

Pembongkaran dilakukan untuk pengerjaan perbaikan jembatan tersebut yang dinilai sudah mulai rawan amblas.

Padahal Jembatan Pitara atau yang dikenal juga dengan sebutan Jembatan Sengon itu  sempat amblas awal Mei 2017 lalu.

Kemudian jembatan diperbaiki dan dibangun kembali hingga rampung akhir Mei 2017.

Akibat pengerjaan perbaikan jalan ini, ruas Jalan Pitara di kedua arah ditutup hingga 24 Desember mendatang, yang merupakan waktu target penyelesaian perbaikan jembatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Manto Djorghi mengatakan penutupan ruas Jalan Pitara hingga 24 Desember mesti dilakukan agar tak menganggu perbaikan jembatan.

"Selama penutupan jalan, maka arus lalu lintas akan dialihkan ke jalan alternartif. Karena jalan tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua atau empat," katanya.

Menurutnya untuk hal ini pihaknya sudah berkordinasi dengan Satlantas Polresta Depok dan Dishub Depok.

Manto menjelaskan dana APBD Depok yang disiapkan untuk pengerjaan perbaikan jembatan ini adalah sebesar Rp 959.115.000 atau hampir mencapai Rp 1 Miliar.

Perbaikan jembatan katanya termasuk dilakukan dengan jalan sepanjang 50 meter. Nantinya konstruksi jembatan dinaikkan 50 sentimeter lebih tinggi.

"Peninggian Jembatan di Jalan Pitara ini untuk menguatkan konstruksi bangunan," katanya.

Sebab kata dia aliran air kali di bawah jembatan seringkali mengikis dasar dan pijakan jembatan.

"Jadi kendaraan yang lewat di atasnya tidak terlalu menghentak ke dasar dan konstruksi bangunan jembatan akan lebih kuat," kata Manto.

Sehingga katanya jembatan akan kuat hingga 20 tahun ke depan, dalam kondisi apapun baik hujan atau panas. 

"Jadi jembatan yang baru ini akan dapat dilintasi truk sampah yang beratnya sampai 10 ton. Sebab kami bangun pondasi jembatan yang lebih kuat dari sebelumnya," kata Manto.

Selain itu kta dia turap di sisi jembatan juga akan dibuat jauh lebih kuat dan kokoh.

Sehingga air kali tidak mudah masuk ke dalam rongga jembatan dan mengikis badan jembatan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Depok, Komisaris Sutomo mengatakan dengan penutupan ruas Jalan Pitara di sekitar jembatan Sengon ini, pihaknya sudah menyiapkan pengalihan arus lalu lintas kendaraan baik dari Cipayung, Citayam dan Kecamatan Pancoran Mas yang menuju Jalan Sawangan hingga Jalan Margonda, serta sebaliknya.

Menurutnya warga dari arah Jembatan Serong atau Citayam dan Cipayung, yang hendak ke Jalan Sawangan atau ke perempatan Sandra, dialihkan melalui Jalan Wadas, Jalan Kali Licin, Jalan Pramuka untuk tembus ke Perempatan Mampang dan Jalan Sawangan.

Sementara warga dari arah Perumnas Depok Jaya atau Jalan Raya Dewi Sartika yang hendak ke Cipayung melalui Jalan Pitara dialihkan melalui Jalan Raya Cagar Alam, lalu Jembatan Jemblongan, hingga ke kawasan Tanah Departemen Kesehatan, lalu masuk ke kawasan Cipayung.

"Kami siapkan petugas di setiap titik simpang pengalihan arus. Kami imbau juga warga mencari jalan alternatif lainnya, jika ruas jalan pengalihan yang dimaksud padat dan timbul kemacetan," kata Sutomo.(bum)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved