Pemkot Tangerang Bakal Terapkan Sistem Tiket Elektronik untuk Transportasi Umum

Namun hal ini diakui masih dalam tahap pengkajian agar lebih matang lagi, agar meminimalisir kendala di lapangan.

Pemkot Tangerang Bakal Terapkan Sistem Tiket Elektronik untuk Transportasi Umum
Warta Kota/Andika Panduwinata
Tahun 2019 Pemerintah Kota Tangerang akan menambah 4 koridor armada baru BRT (bus rapid transit) pada titik-titik yang telah ditentukan. 

SEJAK hadirnya moda transportasi umum Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Tangerang, banyak warga yang mulai beralih ke armada itu.

Setiap bulannya angka kenaikan jumlah penumpang terus meningkat. Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman. Oleh karena itu, jajarannya terus meningkatkan pelayanan.

Selain dari sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi dalam menunjang pelayanan juga akan dihadirkan. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan berupaya menyinergikan angkutan umum dan BRT dengan sistem e-Ticket.

Baca: Ada Pembangunan Jembatan dan Betonisasi, Ruas Jalan Siliwangi Pamulang Menyempit

Namun hal ini diakui masih dalam tahap pengkajian agar lebih matang lagi, agar meminimalisir kendala di lapangan.

“Kami ke depan akan mensubsidikan angkutan, saat ini masih kami kaji terkait angkutan yang akan menjadi pengumpan BRT tersebut. Tapi tetap masih akan ada angkutan yang berjalan sesuai jalurnya. Ada juga yang dititikberatkan sebagai pengumpan. Dan itu subsidi, dan akan kami berlakukan sistem e-Ticket,” papar Saeful kepada Warta Kota, Rabu (24/10/2018).

Secara teknis, Saeful menjelaskan e-Ticket akan coba direalisasikan tahun depan. Nantinya e-Ticket tersebut akan terintegrasi dengan angkot yang berfungsi sebagai pengumpan BRT, dan hanya diperlukan satu kali pembayaran.

Baca: Perkelahian di Diskotek Bandara Kebon Jeruk Enam Lawan Enam, Kelompok Korban Kalah Telak

“Masih kami kaji, saya harap 2019 sudah bisa dilaksanakan, sehingga terpadu dan terintergrasi antara angkot yang berfungsi sebagai pengumpan dengan BRT," ucapnya.

"Nanti kami berlakukan e-Ticket, jadi sekali tempel bisa dipakai ke mana-mana dalam waktu yang ditentukan, dan enggak usah bayar lagi ke sopir,” jelas Saeful. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved