Sabtu, 9 Mei 2026

Hadir di Bali, Fintech Rupiahplus Sudah Pinjamkan Rp 4,5 Miliar

Untuk provinsi Bali sendiri, volume pinjaman untuk tahun 2018 saja sejauh ini mencapai Rp 4,5 miliar,” ungkap Yesy.

Tayang:
Editor: Ahmad Sabran
istimewa
Aplikasi Fintech RupiahPlus ditunjukkan saat konferensi pers di Kuta, Badung, Bali Rabu (24/10/2018). 

RupiahPlus mendukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mencapai target 75 persen masyarakat memiliki akses ke industri keuangan pada tahun 2019.

Salah satunya dengan memberikan pinjaman online yang menjangkau warga yang selama ini sulit mengakses kredit atau tidak terjamah oleh sistem perbankan konvensional.

Sejalan dengan hal tersebut, RupiahPlus turut meramaikan acara Fintech Days 2018, yang diselenggarakan OJK di beberapa titik di Denpasar dan Kuta dari 25-27 Oktober 2018, dalam rangka menyosialisasikan keuntungan fintech peer-to-peer lending ke masyarakat Bali.

“RupiahPlus hadir di Bali untuk menyosialisasikan jasa pinjaman cepat dan terpercaya yang disediakan bagi masyarakat yang memiliki kebutuhan mendesak, baik untuk bantu membayar uang sekolah, biaya berobat, membuka usaha sendiri, atau kebutuhan sehari-hari lainnya,” jelas Chief Corporate Communications Officer Rupiah Plus, Randy Salim Rabu (24/10/2018) di Portabella Bistro & Cafe Kuta.

Hadir juga dalam media briefing RupiahPlus di Bali yakni Director RupiahPlus Yesy Rasella Falentino, Collection Manager Rupiah Plus Jeremy Albert S dan Co Founder RupiahPlus Henry Yin.

Yesy Rasella menyampaikan RupiahPlus adalah salah satu platform kredit tanpa jaminan pertama di Indonesia, dimana pinjaman dapat diajukan sepenuhnya melalui aplikasi ponsel.

Kami menjunjung tinggi konsep kredit membuat hidup lebih baik dan bertujuan memberikan pinjaman yang aman dan nyaman kepada pengguna layanan kami di 488 kota di seluruh Indonesia.

Pemerintah Indonesia menargetkan inklusi keuangan mencapai 75 persen penduduk di tahun 2019, dan perusahaan-perusahaan pinjaman online seperti RupiahPlus turut berkontribusi pada target tersebut, dengan menjangkau warga yang sulit mengakses kredit atau tidak terjamah oleh sistem perbankan konvensional.

Melalui aplikasi ponsel RupiahPlus, pengguna dapat menyelesaikan seluruh proses pengajuan, pencairan pinjaman, dan pengembalian pinjaman.

Tidak perlu jaminan dan hanya butuh KTP dan Anda dapat mengajukan pinjaman.

Supaya lebih efisien, kami menggunakan mekanisme otomatis untuk review pengajuan pinjaman, dan alhasil cuma dibutuhkan 20 menit untuk mencairkan pinjaman.

Kami menyediakan layanan pinjaman tunai berupa Rp 800.000 dan Rp. 1.500.000 dengan jangka waktu jatuh tempo 14 hari.

“Sejak pertama berdiri April 2017 lalu, publik menunjukkan respon yang sangat positif terhadap layanan kami. Hingga kini volume pinjaman untuk seluruh Indonesia telah mencapai sekitar Rp 2,5 triliun. Untuk provinsi Bali sendiri, volume pinjaman untuk tahun 2018 saja sejauh ini mencapai Rp 4,5 miliar,” ungkap Yesy.

Sementara itu, Jeremy Albert selaku Collection Manager RupiahPlus menyampaikan, kredit macet tentunya ada namun angkanya tidak banyak, hanya sekira 4 persen.

Dan jika diurutkan tingkat pembayaran pinjaman, Bali menempati urutan ke-1 se-Indonesia.

RupiahPlus dioperasikan oleh PT Digital Synergy Technology, berkomitmen untuk memecahkan masalah keuangan masyarakat Indonesia yang memiliki keterbatasan akses ke Bank.

RupiahPlus berusaha untuk menyelesaikan masalah keuangan masyarakat pada umumnya, memberikan mereka kehidupan yang lebih baik, memecahkan masalah dompet kosong di akhir bulan.

RupiahPlus tidak membatasi pekerjaan, pendapatan, atau kondisi pengguna yang lainnya.

Selama umur sudah mencapai 21 tahun, memiliki pendapatan dan nomor ponsel yang tetap, pengguna dapat mengajukan pinjaman kepada RupiahPlus.

Pada saat bersamaan, RupiahPlus juga akan melindungi privasi setiap pengguna sebagai rangka dalam memberikan layanan pinjaman berkualitas pada banyak orang.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Fintech RupiahPlus Catat Volume Pinjaman di Bali Capai Rp 4 Miliar

Penulis: Zaenal Nur Arifin

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved