Delapan SPBU dan SPBE di Koja Dipasangi Stiker Penunggak Pajak

Nirmalasari mengatakan para pemilik SPBU dan SPBE tersebut rata-rata sudah menunggak pajak reklame sejak tahun 2012 silam.

Delapan SPBU dan SPBE di Koja Dipasangi Stiker Penunggak Pajak
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Sejumlah peugas gabungan melakukan pemasangan stiker penunggak pajak reklame di SPBU di Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Rabu (24/10). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Junianto Hamonangan

KOJA, WARTA KOTA -- Sebanyak delapan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Jalan Plumpang Semper dan di Jalan Pegangsaan Dua, Koja, Jakarta Utara dipasangi stiker penunggak pajak reklame.

Kepala Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) Kecamatan Koja, Nirmalasari mengatakan para pemilik SPBU dan SPBE tersebut rata-rata sudah menunggak pajak reklame sejak tahun 2012 silam.

“Besarannya bervariasi mulai dari sekitar Rp 3,6 juta sampai Rp 25 juta. Pemasangan stiker ini sebagai bentuk persuasif agar pemilik melunasi,” ujarnya, Rabu (23/10).

Menurut Nirmala, kegiatan pemasangan stiker penunggak pajak reklame tersebut sangat efektif untuk mendorong wajib pajak melunasi kewajibannya. Buktinya ada sebagian pemilik SPBU yang melunasi kewajibannya.

“Contohnya, ada dua dari enam SPBU yang dipasangi stiker, langsung melakukan pelunasan. Setelah ini akan dilakukan pencopotan stiker,” sambungnya.

Nirmala menambahkan pihaknya juga telah melakukan pemasangan plang penunggak Pajak Bumi Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB P2) terhadap bangunan milik sebuah perusahaan di Jalan Plumpang Semper.

Sejumlah peugas gabungan melakukan pemasangan stiker penunggak pajak reklame di SPBU di Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Rabu (24/10).
Sejumlah peugas gabungan melakukan pemasangan stiker penunggak pajak reklame di SPBU di Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Rabu (24/10). (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

“Pemilik menunggak PBB P2 tahun 2017-2018 sebesar Rp 111 juta. Namun tadi pemilik mengaku akan segera melunasi kewajibannya. Nanti kalau sudah melunasi, baru kita akan lakukan pencabutan plang dan stiker,” tegasnya.

Camat Koja, Yusuf Madjid mengatakan, pemasangan stiker dan plang penunggak pajak merupakan upaya agar pemilik usaha menunaikan kewajibannya.

“Saya harap pemasangan stiker dan plang ini bisa mendorong WP segera melunasi kewajiban mereka. Pajak yang dipungut akan dikembalikan ke masyarakat melalui pembangunan dan layanan publik,” ujarnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved