Dana Kelurahan 'Digoreng' Oposisi, Jokowi: Hati-hati, Banyak Politikus Sontoloyo

Setelah dana desa, pemerintah akan segera mengeluarkan program dana kelurahan yang rencananya dimulai pada awal tahun mendatang.

Dana Kelurahan 'Digoreng' Oposisi, Jokowi: Hati-hati, Banyak Politikus Sontoloyo
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (13/10/2018). 

P‎RESIDEN Joko Widodo mengaku heran kepada sebagian politikus yang kerap menyampaikan narasi negatif terkait program-program pemerintah.

Salah satu program pemerintah yang diributkan polikus tersebut, yaitu rencana penyaluran dana kelurahan pada‎ tahun depan.

"Itulah kepandaian para politikus, mempengaruhi masyarakat. Hati-hati saya titip ini, hati-hati banyak politikus yang baik-baik, tapi juga banyak politikus yang sontoloyo," ujar Jokowi seusai menyerahkan sertifikat tanah di Lapangan Bola Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018) sore.

Baca: Jokowi: Dana Kelurahan untuk Rakyat, Kok Rame?

Jokowi berpesan kepada masyarakat agar selalu menyaring informasi yang diterimanya, baik melalui media sosial maupun secara langsung, dan jangan mudah terpengaruh politikus yang hanya untuk kepentingan sesaat.

"Filter mana yang bener, mana yang enggak bener. Masyarakat saya lihat sekarang sudah semakin pintar, semakin matang dalam berpolitik," papar Jokowi.

Setelah dana desa, pemerintah akan segera mengeluarkan program dana kelurahan yang rencananya dimulai pada awal tahun mendatang.

Baca: Kata Jusuf Kalla, Menteng dan Kebayoran Baru Tak Bakal Dapat Dana Kelurahan

Mengutip keterangan Biro Pers Kepresidenan, kebijakan tersebut dikeluarkan pemerintah karena banyaknya keluhan dari masyarakat terkait dana untuk tingkat kelurahan.

"Mulai tahun depan, perlu saya sampaikan, terutama untuk kota, akan ada yang namanya anggaran kelurahan. Banyak keluhan, Pak ada dana desa, kok enggak ada dana untuk kota. Ya sudah tahun depan dapat," papar Presiden saat menghadiri Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan (PINDesKel) Tahun 2018, Jumat (19/10/2018).

Namun, rencana Presiden menyalurkan dana kelurahan pada tahun depan banyak dipertanyakan oleh politikus dari oposisi, di mana mereka menilai keinginan tersebut bermuatan politik jelang Pilpres 2019. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved