Tanggapan Ustaz Oemar Mita dan Ustaz Felix Siauw Terkait Pembakaran Bendera di Garut

Lewat akun Instagramnya, Ustadz Oemar Mita mengingatkan kepada kelompok tersebut untuk kembali ke jalan Allah.

Tanggapan Ustaz Oemar Mita dan Ustaz Felix Siauw Terkait Pembakaran Bendera di Garut
YouTube
Ustaz Felix Siauw 

AKSI yang pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh oknum Banser dalam perayaan Hari Santri Nasional di Lapangan Alun-Alun Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Senin (22/10/2018) dikecam sejumlah pemuka agama.

Salah satunya adalah Ustaz Oemar Mita.

Lewat akun Instagramnya, Ustaz Oemar Mita mengingatkan kepada kelompok tersebut untuk kembali ke jalan Allah.

Sebab, bendera tersebut bukan merupakan bendera milik Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI, tetapi bendera Rasulullah.

Baca: Begini Penjelasan Ketua PP GP Ansor Soal Insiden Pembakaran Bendera di Garut

Baca: Penjelasan Gubernur Ridwan Kamil dan KH Arifin Ilham Terkait Pembakaran Bendera di Garut

"Ada orang yang membakar bendera Laa Ilaaha Illallah Muhammadurraulullah, padahal kalimat itu kalimat yang akan kita lantunkan ketika anak kita lahir, kalimat itu yang kita lantunkan pula kalau ada anggota keluarga yang kita cintai meninggal dunia. Bahkan ketika diantar ke kubur pun bertuliskan La Ilaaha Illallah Muhammadurraulullah," jelas Ustaz Oemar Mita pada Selasa (23/10/2018).

"Sesungguhnya kalimat itu bukan milik siapapun, anna-antum, bukan milik kelompok atau golongan siapapun. Itu kalimat Allah dan itu kalimat Rasul, proklamasi kemerdekaan manusia untuk berhamba kepada Allah semata. Dan tidak ada yang membenci kalimat itu kecuali setan, dan jangan menjadi setan dalam bentuk manusia," tambahnya.

Sementara Ustaz Felix Siaw lewat akun Instagramnya @felix.siaw mengunggah sebuah potret ketika dirinya memimpin unjuk rasa pada tahun 2009.

Sembari memegang bendera berwarna hitam bertuliskan kalimat La Ilaaha Illallah Muhammadurraulullah, dirinya berorasi di hadapan ratusan orang.

Dirinya mengecam aksi pembakaran bendera tauhid yang dilakukan Banser NU.

Atas kejadian itu, Ustadz Felix Siaw sangat yakin untuk mengganti segala sesuatu pada tahun 2019 mendatang.

"2009. Sepuluh tahun yang lalu. Ketika belum ada rezim dan pendukungnya yang menyulitkan berdakwah," tulis Ustadz Felix Siaw diakhiri tagar Fix#2019GantiSemua pada Selasa (22/10/2018).

Sebelumnya, Ustadz Felix Siaw juga menyebut kelompok yang nyata membenci Allah.

Walau tidak menyebutkan kelompok tersebut, dirinya membagikan ulang video sejumlah anggota Banser NU yang tengah bersuka cita membakar bendera tauhid.

"Sudah nyata, siapa di hatinya tidak cinta sama Allah. Maafkan kami ya Allah," tulis Ustadz Felix Siaw. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved