Rusunawa Pengadegan Siap Huni, Tunggu Kelanjutan Naturalisasi Bantara Sungai Ciliwung

Pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Pengadegan, Jakarta Selatan, sudah rampung.

Rusunawa Pengadegan Siap Huni, Tunggu Kelanjutan Naturalisasi Bantara Sungai Ciliwung
Warta Kota/Feryanto Hadi
Area Sungai Ciliwung yang berada di kawasan Pengadegan, Jakarta Selatan, yang rencananya akan ditata. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU---Pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Pengadegan, Jakarta Selatan, sudah rampung.

Nantinya rusun ini dibuat untuk relokasi warga Pengadegan yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung.

Gedung bangunan dengan 16 lantai dan satu tower sudah berdiri di tengah-tengah perkampungan.

Lahan yang digunakan dulunya bekas Sekolah Dasar Negeri 09 Pengadegan.

Kepastian kapan rusunawa itu dihuni masih menunggu kelanjutan proses normalisasi Sungai Ciliwung yang berada di sisi timur laut perkampungan.

Kepala Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Bambang Eko Prabowo, mengatakan, rusunawa tersebut pada dasarnya sudah siap untuk ditempati. Hanya saja Pemkot Jaksel saat ini masih menunggu kapan relokasi warga dilakukan.

"Kepastian kapan akan direlokasi kami masih menunggu dari Dinas Sumber Daya Air dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) yang saat ini tengah mengkaji berapa nantinya rumah yang akan terkena penataan di bantaran sungai Ciliwung," kata Bambang ditemui di Kantor Walikota Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).

Bambang mengatakan, sosialisasi terhadap warga terkait penggusuran sudah dilakukan sejak beberapa tahun silam. Memang untuk wilayah bantaran Ciliwung di Pengadegan masih belum dilaksanakan.

"Mappingnya sudah ada, termasuk untuk jalan inspeksi dan penataan kawasan setempat. Warga juga sudah diberikan sosialisasi, jadi sudah tahu," ungkapnya.

Warga Pengadegan sudah lama mendiami bantaran Sungai Ciliwung. Banjir sudah menjadi tamu langganan mereka apabila aliran Ciliwung meluap.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved