Warga Bantar Gebang Malah Minta Kenaikan Uang Bau Saat Anies dan Pepen Bertemu
Sejumlah warga di Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi meminta kenaikan uang bau sampah TPST Bantar Gebang.
Penulis: Muhammad Azzam |
Di tengah pertemuan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (Pepen) dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal polemik dana hibah Bantar Gebang, di Balaikota, Senin (22/10/2018) siang.
Sejumlah warga di Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi meminta kenaikan uang bau sampah TPST Bantar Gebang.
Mamat (37) warga Ciketing Udik mengatakan dana yang diterima setiap bulannya Rp 200.000 dirasa masih jauh dari cukup.
Untuk itu, ia meminta kenaikan uang bau tersebut.
"Nah kebetulan ada wartawan nih, saya mau curhat minta uang bau itu dinaikan. Sekarang yang kita dapat Rp 200 ribu tidak cukup, kalau dilihat dari kondisi lapangan yang harus kita derita," kata Mamat kepada Wartawan, Senin (22/10/2018).
Mamat menjelaskan, uang bau itu hanya cukup sekali belanja ke pasar dan tidak mencukupi kebutuhan untuk satu bulan.
"Ya, Rp 200.000 paling cukup sekali belanja, itu juga cukup buat kebutuhan tiga hari saja," kata Mamat pedagang kelontong yang berjarak 1 kilometer dari Bantar Gebang.
Warga lainnya bernama Lala (37) mengungkapkan keinginan yang sama. Lala menilai uang bau senilai Rp 200 ribu itu terlalu kecil dan tidak sebanding dengan dampak yang dirasakannya.
"Dana kompensasi si lancar, tapi itu kecil nilainya. Kami disini yang rasakan dampak dari bau sampah itu. Baju bau, makan bau, sarang penyakit lagi kan. Ini aja makin lama makin menggunung dan meluas lokasinya, bau semakin terasa di rumah saya," jelasnya.
Pantauan Wartakota, aktivitas truk sampah DKI Jakarta di Bantar Gebang normal. Puluhan truk masuk bergantian sebelum sampah itu diturunkan. Sejumlah pemulung juga sedang mengasih sisa-sisa sampah yang memiliki nilai ekonomis.
Diketahui sejak ditake over oleh DKI dari PT. Godang Tua Jaya pada Juli 2016 lalu, nilai kompensasi yang diterima warga di Bantar Gebang naik dari Rp 100.000 tiap bulan menjadi Rp 200.000. Adapun TPST Bantar Gebang memiliki enam zona dengan luas 110 hektare.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bau_20181022_202509.jpg)