Mardani Ali Sera Bongkar PKS dan Gerindra Terbelah di Kebijakan Brilian Presiden Jokowi

Mardani Ali Sera membongkar bahwa Gerindra dan PKS sebenarnya terbelah di salah satu kebijakan yang dijalankan Presiden Jokowi.

Mardani Ali Sera Bongkar PKS dan Gerindra Terbelah di Kebijakan Brilian Presiden Jokowi
Kompas.com/Devina Halim
KETUA DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera saat ditemui di ruangannya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/7/2018). 

KEBIJAKAN menggelontorkan dana kelurahan di tahun 2019 oleh Presiden Jokowi tampaknya membuat koalisi Gerindra dan PKS agak terbelah. 

Di DPR, Gerindra tak setuju dengan kebijakan itu, sedangkan PKS setuju walau dengan sederet catatan. 

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera sekaligus Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera membongkar itu dalam acara di CNN yang diunggah juga di akun youtube CNN Indonesia dengan judul 'Sandiaga : Ada Udang di Balik Batu, Jubir Jokowi-Ma'ruf : Jika Yakin Suara Tak Pindah, Kenapa Ribut?'.

Sebelumnya, dikutip dari cnnindonesia.com, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, menuding pencairan dana kelurahan oleh Presiden Joko Widodo pada 2019 mendatang sama dengan merendahkan rakyat.

Jokowi kata Dahnil seolah peduli dengan keadaan masyarakat, padahal menurutnya, hal tersebut terkait dengan Pilpres 2019.

"Seolah peduli dan memperhatikan rakyat tapi sebaliknya justru dia sedang menghina rakyatnya dengan bagi-bagi uang kemudian berpikir dukungan politik akan balik mengalir padanya," kata Dahnil kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat Minggu (21/10).

Dahnil juga menyebut model kebijakan pencairan dana kelurahan yang oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani telah disiapkan sebanyak Rp 3 triliun itu tak berbeda jauh dengan model kebijakan "bagi-bagi uang".

Hal tersebut menurutnya mudah dilakukan mengingat posisi Jokowi adalah Presiden. Ia menyamakan pembagian dana kelurahan itu sama seperti membagi-bagi bingkisan dari dalam mobil yang selama ini kerap dilakukan Jokowi saat berkunjung ke daerah.

"Ya sebenarnya mudah kalau presiden, sama dengan lempar bingkisan dari dalam mobil, seolah peduli sejatinya merendahkan martabat rakyat," katanya.

Dahnil menyebut pembagian dana kelurahan ini juga tak ubahnya seperti pelegalan politik uang dengan menggunakan otoritas kekuasaan.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved