Rabu, 15 April 2026

GRSI: Pemerataan Pembangunan dalam 4 Tahun Terakhir Ini Terwujud

"Di Riau ada juga Blok Rokan dan Kaltim Blok Mahakam, ini jadi kado rakyat di 4 tahun Jokowi."

Penulis: Rangga Baskoro |
Warta Kota/Rangga Baskoro
Gerakan Rakyat Selamatkan Indonesia (GRSI) menilai pemerintahan Joko Widodo selama empat tahun ini telah berhasil melakukan pembangunan di Indonesia. 

WARTA KOTA, MENTENG--- Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memasuki massa 4 tahun.

Dalam konteks tahun genap memegang tampuk kekuasaan ini, banyak hal telah dilakukan petahana tersebut.

Di antaranya merebut kembali sumber daya alam Indonesia yang sempat berada di tangan pihak asing.

Seperti PT Freeport Indonesia yang semenjak tahun 1967 berada di tangan asing kini telah diambil alih oleh Indonesia.

Baca: Indonesia Timur Punya Ikatan Emosional dengan Presiden Joko Widodo

Blok minyak dan gas (migas) Sanga-Sanga di Kalimantan diambil alih pengelolaannya oleh Pertamina Agustus 2018.

Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Gerakan Rakyat Selamatkan Indonesia (GRSI) Reinhard Calvin, di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/10/2018).

"Setelah 50 tahun dimiliki pihak asing, Indonesia akhirnya menguasai 51 persen saham Freeport. Negosiasi panjang demi anak-anak negeri," ucap Reinhard.

"Di Riau ada juga Blok Rokan dan Kaltim Blok Mahakam, ini jadi kado rakyat di 4 tahun Jokowi," ucapnya lagi.

Reinhard yakin, rakyat semasa empat tahun pemerintahan Joko Widodo, karena membuat tonggak kemajuan Indonesia.

Menurut dia, pemerintahan Jokowi dinilai berhasil menciptakan pondasi pembangunan demi kesejahteraan Indonesia.

Baca: Begini Cara Presiden Joko Widodo Mengatasi Keterpurukan Rupiah

"Hasilnya yang kita rasakan di berbagai daerah untuk menghilangkan disparitas antar-daerah melalui infrastruktur, lapangan terbang, pelabuhan, perbaikan bidang pendidikan, kesehatan, KIP, KIS, itu merupakan dasar-dasar yang bisa menjadi landasan ke depan," ucapnya.

Dia mengatakan, salah satu capaian Jokowi tidak hanya berfokus untuk Jawa melainkan Indonesia secara keseluruhan.

Jokowi, menurutnya, telah menekankan pemerataan pembangunan.

"Sebagai rakyat, kami melihat bahwa Presiden Jokowi memang manusia biasa. Tapi ia menularkan budaya yang belum menjadi kebiasaan banyak pejabat, bagaimana merakyat memimpin tanpa sekat," katanya.

"Infrastruktur merata dan bukti nyata ada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan ini akan jadi pondasi yang sangat kuat bagi perekonomian Indonesia kedepan."

Baca: Konflik Bumigas-Geo Dipa Bisa Hambat Program Pembangunan Kelistrikan Nasional

Lebih jauh, Reinhard menuturkan, pihaknya berkomitmen mengawal pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, tanpa mengabaikan aspek pembangunan sumber daya manusia.

Dia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga soliditas persatuan dan kesatuan demi terwujudnya kemajuan dan kesejahteraan bangsa. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved