Ada Lapangan Sepak Bola Berstandar FIFA di Tasikmalaya, Masih Ada Sawahnya

Sarana olahraga rakyat yang diberi nama Lapangan Bola Lodaya Sakti ini terlihat begitu terawat dengan rumput hijaunya yang tumbuh rapi merata.

Ada Lapangan Sepak Bola Berstandar FIFA di Tasikmalaya, Masih Ada Sawahnya
istimewa
Lapangan Sepak Bola Lodaya Sakti, Tasikmalaya berstandar FIFA 

Lapangan sepak bola di daerah pedesaan biasanya memiliki kondisi seadanya, berdebu, tanpa rumput atau tiang gawang yang tak terawat.

Biasanya kondisi tersebut karena alasan klasik yaitu tak adanya anggaran dari pemerintah desa (Pemdes).

Hal itu berbeda dengan kondisi lapangan sepak bola di Desa/Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sarana olahraga rakyat yang diberi nama Lapangan Bola Lodaya Sakti ini terlihat begitu terawat dengan rumput hijaunya yang tumbuh rapi merata.

Pemerintah Desa Cisayong rupanya punya inisiatif sendiri, yakni menata lapangan seluas 93 x 54 meter tersebut dengan jenis rumput yang sudah memenuhi standar Federation of International Football Association (FIFA).

Baca: Kabar Duka Datang Dari Pesepakbola Boaz Solossa

Baca: Antoine Griezmann Harus Kerja Lebih Keras jika Ingin Dilihat FIFA

Rumput lapangan yang digunakan berasal dari Eropa dari jenis Zoysia matrella (ZM). Jenis rumput ini masuk dalam kategori kualitas tinggi dengan kerapatan, elastisitas, kemampuan menahan beban, pemulihan diri, dan perakarannya yang sempurna, sehingga bisa mengurangi risiko cedera bagi para pemain.

Staf khusus Kementerian Desa RI Syaiful Huda, saat meninjau lapangan milik desa bertaraf internasional, Minggu (21/10/2018)
Staf khusus Kementerian Desa RI Syaiful Huda, saat meninjau lapangan milik desa bertaraf internasional, Minggu (21/10/2018) (KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHA)

Inisiatif itu dilakukan sebagai salah satu perwujudan program Nawacita, 'Ayo Bangun Desa' melalui sektor olahraga dengan membangun satu lapangan olahraga di tiap desa.

"Pembangunan sarana olahraga di desa ini sesuai dengan Permendes Nomor 19 Tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Dana Desa Tahun 2018, dan sudah mendapat persetujuan dari semua unsur masyarakat," ungkap Kepala Desa Cisayong, Yudi Cahyudin, Minggu (21/10/2018) kemarin.

Baca: Kasus Jamal Khashoggi, Donald Trump Tuding Arab Saudi Berbohong tapi Ingin MBS Tetap di Pucuk

Ditambahkan Yudi, seluruh sokongan dananya bersumber dari dana desa APBN Tahun Anggaran 2018 termasuk bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Total dana untuk pembangunan TPT lapangan, perataan tanah, drainase, water sprinkle system, pasir dan pagar, sebesar Rp 1,4 Miliar.

Halaman
123
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved