Piala Asia 2018

Witan Merajut Mimpi di Piala Asia 2018

Bersama Tim Nasional Indonesia U-19, Witan yang berusia 17 tahun tersebut mengincar tiket ke Piala Dunia U-19 di Polandia.

Witan Merajut Mimpi di Piala Asia 2018
Super Ball/Feri Setiawan
Witan Sulaeman. (Super Ball/Feri Setiawan) 

MERANTAU dari Kota Palu ke Ibu Kota Jakarta, Witan Sulaiman merenda asa besar.

Bersama Timnas Indonesia U-19, remaja berusia 17 tahun tersebut mengincar tiket ke Piala Dunia U-19 di Polandia.

Langkah sudah dimulai. Bahkan, Witan melakukannya dengan gemilang. Pemilik tinggi 1,62 meter ini memborong dua gol dalam kemenangan Indonesia U-19 atas Taiwan U-19 dengan skor 3-1 pada laga pertama Grup A Piala Asia 2018, Kamis (18/10/2018).

Jika menang lagi atas Qatar U-19 pada laga kedua Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, Minggu (21/10/2018) pukul 19.00 WIB , maka Witan dan skuad Garuda Nusantara berpeluang lolos ke perempat final untuk kali pertama sejak 1978.

Dengan kata lain, Witan semakin dekat ke Piala Dunia U-20 2019. Sekadar diketahui, empat tim semifinalis Piala Asia U-19 berhak mewakili Asia pada putaran final Piala Dunia U-20 di Polandia tahun depan.

Tampil di Piala Dunia bakal menjadi bukan hanya menjadi lompatan besar bagi karier Witan, melainkan juga untuk persepakbolaan Indonesia.

Witan juga ingin berkarier di Eropa, seperti rekannya di Timnas Indonesia U-19 Egy Maulana Vikri, yang bermain di klub Legia Gdansk (Polandia).

Dan, demi mengembangkan kemampuannya dan mewujudkan impiannya itu, Witan memutuskan meninggalkan tanah kelahirnnya di Kota Palu, yang baru saja diguncang tsunami, untuk merantau ke Jakarta.

"Di Palu dulu minim ajang untuk pesepak bola usia dini. Kalau pun ada, sifatnya hanya pertandingan antarkampung. Bahkan, di Palu belum ada sekolah sepak bola," kata Witan dilansir Bola.com.

Dia menambahkan, "Kalau di Jakarta, lebih banyak kompetisi yang diikuti. Begitu juga di Ragunan, malah bisa mengikuti turnamen internasional di luar negeri."

Tetapi untuk target terdekat, Witan dan rekan-rekannya fokus untuk melewati adangan Qatar terlebih dahulu.

"Kemenangan di laga pertama menjadi tambahan motivasi luar biasa bagi tim. Tetapi, kami harus tetap bekerja keras karena kami masih akan menghadapi ujian berat ke depannya," ucap Witan, dilansir situs AFC.

Witan ingin menambah koleksi golnya, tetapi remaja rendah hati ini juga lebih mementingkan kesuksesan tim.

"Saya tidak ingin berpuas diri (atas kemenangan dari Taiwan). Kami harus bekerja sangat keras," ujar Witan.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Minggu (21/10/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved