Pentingnya Para Ibu Mengapresiasi Diri

Mengapresiasi diri adalah salah satu hal penting yang terkadang terlupakan oleh para ibu yang sudah memberikan segalanya bagi keluarga.

Pentingnya Para Ibu Mengapresiasi Diri
KOMPAS.COM / SHUTTERSTOCK
Ilustrasi ibu dan anak 

WARTA KOTA, PALMERAH---Mengapresiasi diri adalah salah satu hal penting yang terkadang terlupakan oleh para ibu yang sudah memberikan segalanya bagi keluarga.

Menurut psikolog dan psikoterapis, Henny E Wirawan, sejatinya mengapresiasi diri adalah wujud mencintai dan menghargai diri sendiri.

Hal itu, sangat penting perannya dalam berbagai aspek kehidupan, terutama bagi peningkatan kesejahteraan hidup dan memperbaiki kualitas hubungan dengan orang lain, baik itu teman, saudara, anak, pasangan maupun khalayak luas di media sosial.

"Jadi penting juga para moms mengapresiasi diri," kata Henny beberapa waktu lalu.

Henny mengatakan banyak perempuan yang belum mampu mengapresiasi dirinya sendiri, sehingga lebih sulit untuk mampu mengapresiasi orang lain.

"Faktor lingkungan dari keluarga hingga media sosial menjadi penyebab utamanya. Lingkungan yang mendukung ataukah lingkungan yang menjatuhkan? Di sinilah pentingnya memilih lingkungan yang sehat," katanya.

Menurut Henny, ada pula faktor internal yakni diri sendiri.

Terkait hal itu, Henny pun memberikan tips agar perempuan lebih dapat mengapresaisi diri.

"Ada tiga langkah sederhana yaitu kenali kelebihan diri sendiri, sadari kekurangan diri sendiri, dan kerjakan apa yang ada di dalam diri," ucapnya.

Mengutip Edith Grotberg, seorang peneliti International Resilience Project dari Belanda ada tiga langkah untuk mengenali kelebihan diri sendiri.

Pertama ialah I am, siapakah aku ini? Kedua, I can, apa kemampuanku. Ketiga, I have, apa yang kumiliki?

Sehingga itu semua menjadi daftar kekayaan lahir dan batin yang dapat menyadarkan diri betapa diri itu berharga dan patut diapresaisi.

Selanjutnya, menyadari kekurangan diri sendiri dan kemudian meningkatkannya karena secara psikologis ada banyak hal yang dapat diubah ke arah yang lebih baik.

Langkah terakhir ialah kerjakan apa yang ada di dalam diri kita, tidak tinggal diam melainkan praktikkan apa yang kita punya, sehingga semangat positif itu tertular dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar. 

Baca: Seorang Ibu, Kunci Anak Hindari Kelebihan Gula

Baca: Rianti Cartwright: Film Komedi Sangat Dibutuhkan Penonton

Baca: Mbak Tutut Ceritakan Perdebatan Soeharto dan Ibu Tien di Umroh Terakhir Ibu Tien

Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Aloysius Sunu D
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved