Superliga Junior 2018

Laga Final, Tempat Menguji Mental Pemain

Sebagai manajer, mereka harus benar-benar mampu memberikan penguatan mental kepada seluruh pebulu tangkis.

Laga Final, Tempat Menguji Mental Pemain
Super Ball/Celestinus Trias HP
Pertandingan bulu tangkis di Superliga Junior 2018 yang berlangung, Sabtu (20/10/2018) di GOR Djarum, Magelang, Jawa Tengah, (Super Ball/Celestinus Trias HP) 

LAGA final di kejuaraan bulu tangkis Superliga Junior 2018 bukan saja perang teknik permainan, tetapi juga menguji mental pebulu tangkis usia muda.

Hal itu diakui oleh Manajer tim klub PB Djarum, Fung Permadi, dan Sian Soegiarto manager PB Mutiara Cardinal.

Sebagai manajer, mereka harus benar-benar mampu memberikan penguatan mental kepada seluruh pebulu tangkis.

Menurut Fung dan Sian, masih ada beberapa pebulu tangkis yang belum benar-benar mampu mengatasi tekanan mental yang terjadi di sepanjang pertandingan.

Baca: Momen Cristiano Ronaldo dan Georgina Jelang Reuni di Old Trafford

Kedua manajer tersebut juga mengungkapkan, kesulitan melepaskan tekanan mental di pertandingan bakal memberikan ancaman yang besar pada peforma pebulu tangkis, karena bisa mengganggu emosi dan konsentrasi.

"Tekanan mental para pemain saat berlaga di final akan terasa lebih berat, karena banyak lawan yang bagus dan sudah sering bertemu di beberapa kejuaraan nasional. Laga final itu bukan cuma adu teknik, tapi perang mental juga. Tekanan lawan makin kuat karena semua ingin menang. Oleh sebab itu, pebulu tangkis harus belajar untuk main lepas dan menjaga konsentrasinya," kata Fung.

Hal senada juga dilontarkan Sian. Menurutnya, pebulu tangkis yang bisa menguasai pertandingan dan menang adalah pebulu tangkis yang sudah mampu melepaskan tekanan mental saat bertanding.

Penulis:
Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved