Gandeng Komunitas Ojek Online, Kesemrawutan Depan Stasiun Bekasi Berkurang

Kerjasama dengan komunitas ojek online ini mampu mengatasi kesemrawutan di area Stasiun Bekasi, sehingga kondisinya jauh lebih baik.

Gandeng Komunitas Ojek Online, Kesemrawutan Depan Stasiun Bekasi Berkurang
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kondisi Jalan Insinyur Juanda Bekasi Selatan, tepatnya depan Stasiun Bekasi. Dishub Kota Bekasi bersama komunitas ojek online turut serta dalam melakukan pengawasan dan penertiban ojol yang mangkal di bahu jalan. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Ojek Online (Ojol) kerap kali mangkal dan mengambil penumpang di bahu Jalan Insinyur Juanda Bekasi Selatan, tepatnya depan Stasiun Bekasi membuat arus lalu lintas crowded atau macet parah.

Kondisi itu membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi terus melakukan penertiban kepada ojek online tersebut.

Namun, upaya yang seringkali dilakukannya kerapkali gagal atau selalu 'kumat' dengan kembali ojek online mangkal di bahu jalan.

Untuk itu Dishub Kota Bekasi mengambil cara dan langkah berbeda dengan melibatkan berbagai pihak dalam penyelesaian kesemrawutan di area Stasiun Bekasi.

"Jadi kita ambil langkah baru, operasi yang biasa kita lakukan kali ini melibatkan komunitas ojek online mulai dari Grab maupun Gojek. Kita juga bersama pihak stasiun dan pihak pengelola parkiran di wilayah itu," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana, Minggu (21/10/2018).

Yayan menjelaskan langkah itu telah dilalukan sejak Jumat (19/10/2018) lalu, hasilnya pun cukup membawa perubahan signifikan.

Kondisi Jalan Insinyur Juanda Bekasi Selatan, tepatnya depan Stasiun Bekasi. Dishub Kota Bekasi bersama komunitas ojek online turut serta dalam melakukan pengawasan dan penertiban ojol yang mangkal di bahu jalan.
Kondisi Jalan Insinyur Juanda Bekasi Selatan, tepatnya depan Stasiun Bekasi. Dishub Kota Bekasi bersama komunitas ojek online turut serta dalam melakukan pengawasan dan penertiban ojol yang mangkal di bahu jalan. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

"Beberapa hari penerapan kemarin, kita lihat sudah mulai banyak perubahan. Ojek online pada taat ini, tidak lagi nongkrong depan stasiun. Mereka masuk ke titik jemput penumpang (lay bay), yang posisinya bersebelahan dengan stasiun. Ini akan terus kita pantau dan awasi agar konsisten (tidak kumat)," ujarnya.

Ia optimis kerjasama dengan komunitas ojek online ini mampu mengatasi kesemrawutan di area Stasiun Bekasi, sehingga kondisinya jauh lebih baik.

"Kita berharap sinergitas dengan berbagai pihak ini dalam penataan area Stasiun Bekasi bukan untuk saat ini saja tapi terus konsisten. Kami terus melakukan pemanataun dan penertiban, dibantu dari tim komunitas ojol itu, jadi mereka bisa memperingatkan temannya untuk tertib dan tidak mangkal dibahu jalan," ucapnya.

Yayan juga berharap kepada penumpang ojek online agar tidak meminta atau memaksa pengemudi untuk bertemu di Jalan Juanda.

"Kita minta kepada masyarakat agar tetap mencari pengemudi di lay bay, karena jarak lay bay dengan stasiun juga tidak jauh," paparnya. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved