Warga Sebut Tidak Ada Unsur Pembongkaran Paksa di PAUD Tunas Bina Pinangsia

Seperti halnya yang diutarakan Agus (30), warga RW 007 Kelurahan Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat.

Warga Sebut Tidak Ada Unsur Pembongkaran Paksa di PAUD Tunas Bina Pinangsia
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Pembongkaran PAUD Tunas Bina, di Jalan Cengkeh, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (17/10/2018), membuat Camat Tamansari, Firman Ibrahim, langsung dicopot Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, Kamis (18/10/2018). Lurah Pinangsia, R Ilham Agustian, langsung angkat bicara mengenai kronologi pembongkaran itu. 

Sejumlah warga Pinangsia mengatakan bahwa tidak ada unsur paksaan dalam pembongkaran bangunan PAUD Tunas Bina di Jalan Cengkeh Raya, Pinangsia, Rabu (17/10/2018) lalu.

Seperti halnya yang diutarakan Agus (30), warga RW 007 Kelurahan Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat.

Agus yang melihat langsung soal pebongkaran bangunan PAUD Tunas Bina,  mengatakan tidak ada unsur paksaan dalam pembongkaran itu.

"Pembongkarannya (PAUD Tunas Bina) biasa-biasa saja ah. Tidak ada unsur paksaan anak-anak PAUD-nya diusir petugas," ujar Agus, Kamis (18/10/2018).

Meski demikian Agus membenarkan bahwa para petugas datang ke PAUD saat siswanya sedang pergantian kelas dan siap belajar.

"Memang benar, petugas datang saat anak-anak PAUD sedang pergantian kelas dan bersiap belajar. Tapi, kan memang tidak ada paksaan. Sebab, saat ingin dibongkar lebih dulu para Wali Murid PAUD itu nyuruh anak-anak angkat kursinya saja," ujarnya. 

Saat itu Agus juga mendengar saat itu beberapa Wali Murid PAUD minta keringanan agar di kegiatan pembongkaran ditunda sebentar, lantaran ada kegiatan belajar mengajar. Namun tak kunjung diindahkan oleh petugas.

"Ada pos RW 007 juga dirobohkan. Sebab pos itu menempel dengan bangunan PAUD," terang Agus kembali.

Warga lainnya, Imam (29) juga mengatakan tak ada unsur pembongkaran paksa saat itu.

Hanya, ia menyayangkan petugas yang membongkarkan bangunan sekolah, di depan anak-anak PAUD.

"Yah kalau memang dibongkar, tunggu si anak-anak PAUD-nya pindah dulu gitu. Baru bongkar bangunannya. Lah ini, langsung bongkar ketika anak-anak PAUD-nya masih ada. Yah kelihatan kasihan juga mas. Masih kecil, lihat bangunan dibongkar. Namanya anak-anak kecil begitu ya, sedih juga lihatnya," ungkapnya. (BAS)

Penulis:
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved