VIDEO: Hashim Sebut Klaim Kemiskinan Terendah dalam Sejarah adalah Kebohongan

Hashim Djojohadikusumo datang ke markas Tribun Group didampingi Wakil Direktur Media dan Komunikasi Budi Purnomo.

DIREKTUR Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo melakukan media visit ke kantor Warta Kota Tribunnews.com di Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018).

Hashim Djojohadikusumo datang ke markas Tribun Group didampingi Wakil Direktur Media dan Komunikasi Budi Purnomo dan Wakil Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Sumarsono.

Pria yang juga adik Prabowo Subianto itu mengatakan klaim pemerintah bahwa angka kemiskinan terendah sepanjang sejarah Indonesia adalah kebohongan publik.

"Saya sudah muak dan capek baca kebohongan, kemiskinan terendah, what a lie, kita harus lawan kebohongan ini," ujarnya.

Menurutnya, acuan kemiskinan dengan penghasilan Rp 400 ribu per bulan adalah sangat semu.

"Di atas Rp 400 ribu sebulan itu dianggap bukan orang miskin. Ini konyol, jadi misalnya ada tukang ojek penghasilannya satu juta sebulan, dia dianggap bukan orang miskin. Pemerintah lupa, bahwa ada golongan warga yang hampir miskin," tuturnya.

Menurutnya, tolok ukur penghasilan warga yang bisa dibanggakan, adalah upah minimum di daerah tersebut.

"Karena orang tidak bisa hidup dengan makanan saja, ada pendidikan, perumahan. Harusnya UMR itu sebagai acuan, itu angka hidup layak, itu baru bermartabat," tuturnya.

Penulis: Achmad Subechi
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved