Tersangka Kaget setelah Memberondongkan Peluru ke Ruangan Anggota DPR

Peluru yang ditembakkan tak terkontrol karena tersangka kaget tiba-tiba terjadi tembakan ke arah atas.

Tersangka Kaget setelah Memberondongkan  Peluru ke Ruangan Anggota DPR
Kompas.com
Tersangka peluru nyasar. 

KABID Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, saat diamankan, tersangka kasus peluru nyasar di Gedung DPR RI sudah menembakkan hampir 300 butir peluru dari total 450 peluru yang dimiliki.

"Dia (tersangka) kan membeli 9 dus (peluru), tiap dusnya ada 50 butir. Dia sudah menembakkan 290-an (peluru) lebih lah," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018).

Argo mengatakan, awalnya tembakan tersangka mengarah ke sasaran yang tepat.

Namun, pada tembakan terakhir, senjata api jenis Glock 17 yang digunakan dipasangi perangkat tambahan bernama switch auto.

"Hal ini membuat peluru yang ditembakkan tak terkontrol karena tersangka kaget tiba-tiba terjadi tembakan bertubi-tubi ke arah atas, padahal hanya sekali menekan pelatuk," kata dia.

Baca: Klaim Antara Gubernur DKI dan Wali Kota Bekasi soal Dana Hibah dari DKI ke Kota Bekasi

Baca: Berita Foto Proyektil Peluru Kembali Ditemukan di Ruangan Anggota DPR yang Ditembak

Kepada polisi, tersangka berinisial I mengaku memasukkan 4 butir peluru pada tembakan terakhir.

Namun, polisi menemukan 5 butir peluru dan 6 bekas tembakan di Gedung DPR RI.

"Kami masih mendalami berapa sebenarnya peluru yang ditembakkan," tutur Argo.

Polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus ini.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, dua tersangka tersebut berinisial I (32) dan R (34).

Halaman
123
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved