Roro Fitria Menangis Tersedu Usai Dijatuhi Vonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 800 Juta

Hakim menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama 4 tahun dan denda sebesar Rp 800 juta.

Roro Fitria Menangis Tersedu Usai Dijatuhi Vonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 800 Juta
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Usai majelis hakim membacakan amar putusan dan menutup persidangan, Roro terlihat menangis sesenggukan. 

Pemain film dan model Roro Fitria divonis empat tahun kurungan penjara atas kasus kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang menjeratnya, selama ini.

Vonis yang diterima oleh Roro Fitria, dibacakan oleh Majelis Hakim dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018).

"Mengadili, satu, menyatakan terdakwa Roro Fitria binti R Suprapto terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana, memiliki narkotika golongan satu bukan tanaman," kata Ketua Majelis Hakim, Iswahyudi Widodo didalam ruang sidang.

"Kedua, menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama 4 tahun dan denda sebesar Rp 800 juta, dengan ketentuan jika tidak dibayar diganti pidana penjara selama enam bulan," tambahnya.

Iswahyudi menambahkan, hukuman pidana penjara dikurangi masa tahanan selama Roro mendekam dibalik jeruji besi selama ini.

"Tiga, masa tahanan terdakwa dikurangi sepenuhnya. Empat, menetapkan terdakwa berada didalam tahanan," ucapnya.

Kemudian, lanjut Iswahyudi Widodo memerintahkan kepada jaksa dan pihak kepolisian, untuk memusnahkan barang bukti yang disita oleh penegak hukum.

"Lima, memerintahkan barang bukti berisikan kristal warna putih seberat 1,5998 gram netto, dua unit handphone merek iPhone sebagai bentuk transaksi untuk dimusnahkan. Kemudian, buku tabungan dan atm BCA dikembalikan kepada terdakwa. Membebankan biaya perkara Rp 5 ribu kepada terdakwa," ujar Iswahyudi Widodo.

Usai majelis hakim membacakan amar putusan dan menutup persidangan, Roro terlihat menangis sesenggukan.

Pantauan Warta Kota, Roro pun langsung dijemput oleh pria berbaju cokelat untuk langsung dibawa ke ruang tunggu tahanan.

Halaman
12
Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved