Minggu, 10 Mei 2026

Honda DBL DKI Jakarta Series 2018

Tuntaskan Misi Revans

Nadine Rania Azzahra dkk sukses menaklukan sang juara bertahan SMAN 8 Jakarta dengan skor 31-27.

Tayang:
Editor: Lucky Oktaviano
DBL Indonesia/Taufiq
TERKEPUNG -- Pemain SMAN 34 Jakarta Nadine Rania Azzahra (jersey putih) mendapat pengawalan ketat dari lawannya SMAN 8 Jakarta. 

Luar biasa tim putri SMAN 34 Jakarta. Nadine Rania Azzahra dkk sukses menaklukan sang juara bertahan SMAN 8 Jakarta dengan skor 31-27 di GOR Bulungan, Selasa (16/10).

Kemenangan ini tentu menjadi kado terindah bagi tim asal Pondok Labu itu. Pasalnya, mereka berhasil revans dari rivalnya setelah kalah pada babak semifinal Honda DBL DKI Jakarta Series tahun lalu.

Pertandingan yang dinanti kedua tim akhirnya tiba. SMAN 8 sang juara bertahan tahun lalu berjumpa rival bebuyutannya.

SMAN 34 yang sedari awal megusung misi revans, tampil ngotot dari awal laga. Namun kekuatan dari kedua tim, membuat aksi kejar-kejaran skor menghiasi laga kemarin malam.

Mematikan langkah Trisula Delapan (sebutan basket SMAN 8) Naia Paguno, Ayesha Kalista dan Lula Maria Amanda adalah strategi utama coach Fadil Wahyudi demi menebus kekalahan tahun lalu.

Namun, pada kuarter pertama, kecerdikan Ayesha melihat peluang, mampu membuat pertahanan dari SMAN 34 kewalahan.

Tercatat 5 dari 13 poin yang dibukukan oleh putri Delapan pada kuarter pertama, ditorehkan cewek kelahiran 15 Januari 16 tahun silam tersebut. Kuarter pertama ditutup dengan keunggulan Delapan dengan skor 13-7.

Putri Pondok Labu tak tinggal diam. Pada kuarter kedua, tim polesan Fadil Wahyudi tersebut lebih sabar memainkan pola.

Defense yang baik diperlihatkan Nadine Rania dan tim guna menahan laju Delapan. Kegigihan Athaya Nafisa Surachmat untuk membangun serangan, mampu mengejar ketertinggalan.

Kali ini semifinalis tahun lalu itu justru leading atas sang juara bertahan. Skor akhir kuarter kedua 21-16, SMAN 34 berbalik unggul.

Tidak mau kehilangan titel juara, Delapan kini menguasai pertandingan. Kerja sama Lula dan Ayesha dapat memberikan secercah harapan untuk mempertahankan gelar juara.

Agresifitas dari kedua pemain di dalam paint area membuat para pemain SMAN 34 dalam pressure besar. Hal ini kemudian membuat Fadil Wahyudi, putar otak untuk kembali menguasai pertandingan.

Kuarter keempat menjadi bukti kejeniusan dari coach Fadil. Dengan menaikan intensitas pertahanan dan tekanan untuk para pemain Delapan.

SMAN 34 berhasil menahan laju skor Delapan. Bahkan, tim asuhan Tri Hartanto hanya diberi satu poin pada kuarter pamungkas.

Nadine menjadi pemain yang sangat berjasa bagi kemenangan SMAN 34 kemarin. Pemain bernomor 5 tersebut tercatat memperoleh 11 poin, 6 rebound, 1 assist dan 3 steal.

Pertandingan pun berakhir dengan selisih dua bola, 31-27 untuk SMAN 34.

Hasil tersebut membawa SMAN 34 ke babak semifinal guna menghadapi rival lainnya, SMAN 28 Jakarta.

Memenangkan laga balas dendam melawan delapan, coach Fadil mengaku turut larut dalam kegembiraan.

“Penampilan baik hari ini (kemarin--Red) dapat menjadi tolak ukur untuk menatap laga berikutnya. Selanjutnya kami akan berhadapan denagn SMAN 28. Mereka memiliki gaya permainan yang tak jauh dengan Delapan. Kami akan fokus,” jelas pelatih berusia 28 tahun itu.

Salah satu pemain SMAN 34, Athaya Nafisa Surachmat mengakui hasil yang diperoleh hari ini di luar dugaannya.

“Dibandingkan dengan penampilan kami sebelumnya, hari ini (kemarin--Red) kami benar-benar memperlihatkan potensi maksimal kami. Latihan selama ini terlihat di lapangan tadi,” ucap pemain kelahiran 2002 tersebut. (*)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved