Sekitar 20 Anjal dan Gepeng di Depok Terjaring Razia Satpol PP

Hasilnya sekitar 20 anjal termasuk anak punk, serta gelandangan dan pengemis berhasil dijaring petugas sampai Rabu sore.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Suasana penertiban anjal dan gepeng di Depok, Rabu (17/10/2018). 

SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menggelar operasi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dengan sasaran anak jalanan (anjal) termasuk anak punk, serta gelandangan dan pengemis (gepeng), Rabu (17/10/2018).

Hasilnya sekitar 20 anjal termasuk anak punk, serta gelandangan dan pengemis berhasil dijaring petugas sampai Rabu sore.

"Semuanya kita amankan ke Kantor Satpol PP Depok di Komplek Balai Kota Depok," kata Kepala Satpol PP Depok Yayan Arianto, Rabu malam.

Menurut Yayan semua anjal dan gepeng yang terjaring didata pihaknya untuk dilakukan pembinaan.

Ia menuturkan operasi ini digelar sebagai bagian dari penertiban dan penegakkan hukum rutin, yang akan digelar setiap hari Rabu di setiap minggunya.

"Untuk Rabu hari ini, kami akan lakukan penertiban dengan sasaran anjal, gepeng dan anak punk yang mulai menjamur di Depok," kata Yayan.

Suasana penertiban anjal dan gepeng di Depok, Rabu (17/10/2018).
Suasana penertiban anjal dan gepeng di Depok, Rabu (17/10/2018). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Ia menyebutkan keberadaan anjal, gepeng dan anak punk di sejumlah titik di Depok, cukup mengganggu kenyamanan masyarakat.

Sehingga mereka dianggap telah melanggar Perda Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012, tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum (Tibum).

"Mereka yang terjaring nantinya akan dilakukan pembinaan oleh Dinsos Depok," kata Yayan.

Sehingga diharapkan mereka tidak kembali ke jalanan.

Selain itu kata Yayan, bagi mereka yang diketahui warga dari luar Depok atau daerah lain akan dipulangkan ke kampung halamannya.

"Dari pengalaman kami sebelumnya, banyak gepeng yang terjaring adalah warga dari luar Depok, atau dari daerah lain di Jawa Barat. Untuk mereka ini Dinsos Depok akan kordinasi dengan dinsos daerah setempat untuk memulangkan mereka," kata Yayan.(bum)

Suasana penertiban anjal dan gepeng di Depok, Rabu (17/10/2018).
Suasana penertiban anjal dan gepeng di Depok, Rabu (17/10/2018). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)
Suasana penertiban anjal dan gepeng di Depok, Rabu (17/10/2018).
Suasana penertiban anjal dan gepeng di Depok, Rabu (17/10/2018). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)
Suasana penertiban anjal dan gepeng di Depok, Rabu (17/10/2018).
Suasana penertiban anjal dan gepeng di Depok, Rabu (17/10/2018). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)
Suasana penertiban anjal dan gepeng di Depok, Rabu (17/10/2018).
Suasana penertiban anjal dan gepeng di Depok, Rabu (17/10/2018). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved