Korupsi Bakamla Seret Yorrys Raweyai dan Idrus Marham Terima Uang

Mereka ada yang mengakui menerima uang, tapi tidak mau mengembalikan. Kecuali Yorrys Raweyai dan Idrus Marham, tidak mengakui menerima uang.

Korupsi Bakamla Seret Yorrys Raweyai dan Idrus Marham Terima Uang
Kompas.com
Persidangan korupsi Bakamla dengan terdakwa politisi Partai Golkar, Fayakhun Andriadi. 

Terdakwa mantan anggota Komisi I DPR, Fayakhun Andriadi mengakui menerima uang 911.480 dolar Amerika Serikat.

Uang tersebut diberikan oleh Direktur Utama PT Merial Esa Fahmi Darmawansyah.

Hal itu dikatakan Fayakhun saat menjalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Awalnya, Fayakhun mengatakan bahwa ia telah menyerahkan uang Rp 2 miliar kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Fayakhun, penyerahan uang sebagai itikad baik untuk mengakui perbuatan dan membantu proses hukum.

Jaksa KPK kemudian menanyakan, apakah ada uang yang diterima Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham.

Fayakhun kemudian mengakui hal itu.

"Iya betul (Idrus). Semua ada namanya di sini, saya sudah hubungi orang-orang itu melalui orang, saya imbau untuk mengembalikan," kata Fayakhun.

Fayakhun menyerahkan catatan nama-nama orang yang menerima uang yang dia terima dari proyek Bakamla.

Selain Idrus, ada nama politisi Partai Golkar, Yorrys Raweyai.

Halaman
1234
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved