79 Anjing di Jakarta Utara Dipasangi Micro Chip, Masih Tersedia 41 Micro Chip Lagi

"Kita dikasih dinas itu 100 (micro chip), terus ada lagi tambahan 20, jadi memang tersedianya hanya segitu.”

79 Anjing di Jakarta Utara Dipasangi Micro Chip, Masih Tersedia  41 Micro Chip Lagi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ilustrasi pencegahan berkembangnya virus rabies, Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Pusat merazia kucing dan anjing. 

 WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK--- Sebanyak 79 ekor anjing di wilayah Jakarta Utara sudah dipasangi micro chip.

Jumlah anjing  tersebut dipastikan bakal bertambah karena  jatah yang diberikan saat ini yakni 120 micro chip.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Utara Rita Nirmala mengatakan,  tidak ada target khusus jumlah micro chip yang dipasang di anjing peliharaan warga.

Baca: Puluhan Kucing dan Anjing Liar Dijaring Antisipasi Rabies di Jakarta Pusat

“Sebenarnya bukan target, kita dikasih dinas itu 100 (micro chip), terus ada lagi tambahan 20, jadi memang tersedianya hanya segitu,” ucap Rita, Rabu (17/10/2018).

Berdasarkan data yang ada, jumlah 79 ekor anjing yang sudah dipasangi micro chip berasal dari tiga kelurahan di Jakarta Utara yakni Sunter Agung sebanyak 33 ekor, Sunter Jaya sebanyak 22 ekor, dan Papanggo sebanyak  24 ekor.

“Lebih kepada teknis, kita berusaha semerata mungkin. Kenapa cuma tiga kelurahan, lebih ke pemusatan. Kalau tahun lalu kan konsentrasi di Kelapa Gading, ini sekarang di Tanjung Priok,” katanya.

Baca: Sudin KPKP Jakarta Barat Targetkan Pasang 100 Mikrocip ke Anjing Peliharaan Warga

Rita mengatakan, pihaknya sedang mengatur strategi agar pemasangan micro chip terhadap anjing bisa menyentuh di seluruh Jakarta Utara.  

Sudin KPKP Jakarta Utara pun berencana melakukan pendataan terhadap anjing di Jakarta Utara.

“Sebenarnya kita lagi atur strategi, kita mau merata cuma memang ada tempat yang agak konsentrasi, tapi semua prioritas seperti perbatasan dengan Bekasi, Tangerang dalam hal ini Kecamatan Penjaringan dan Cilincing,” katanya. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved