Seleksi CPNS 2018

355.733 Pendaftar CPNS Tak Lolos Tahap Verifikasi

Pelamar cukup melakukan log in di situs tersebut, kemudian akan terpampang keterangan hasil di sana.

355.733 Pendaftar CPNS Tak Lolos Tahap Verifikasi
TribunLampung
ILUSTRASI CPNS 2018 

SETELAH masa pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) ditutup pada Senin (15/10/2018) malam, tercatat ada 3.627.981 akun pelamar yang telah menuntaskan proses pendaftaran.

Dari jumlah tersebut, baru 2 juta pensubmit selesai diverifikasi. Hasilnya, mereka yang telah memenuhi persyaratan dan lolos verifikasi sebesar 1.751.661 pelamar. Sedangkan 355.733 atau 21 persen sisanya gagal dalam tahap verifikasi.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan, dalam konferensi pers di Kantor BKN, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Baca: Amien Rais Mau Bongkar Kasus di KPK, Saut Situmorang: Baguslah Ada Orang Bijak Mau Bantu

"Dari yang sudah diverifikasi, yang memenuhi syarat 1.751.661 sampai detik ini, yang belum memenuhi syarat 355.733 orang. Antara 20-21 persen in general teman-teman tidak lolos sampai saat ini," ungkap Ridwan, Selasa (16/10/2018).

Berdasarkan data itu, para pelamar yang lolos verifikasi akan melaju ke tahapan selanjutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Jumlah peserta lolos pun bakal terus meningkat, seiring 1,2 juta akun yang tengah menjalani proses verifikasi.

"Ada seleksi administrasi, ya kalau lolos berarti (tahap berikutnya) seleksi SKD. Tapi ini (jumlah) terus bergerak ya," jelasnya.

Baca: Cari Tambahan Penghasilan, Buruh Nyambi Jadi Pengedar Sabu

Pengumuman bagi para pelamar yang lolos seleksi administrasi dapat dilihat mulai 21 Oktober 2018, di laman Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN), atau dari laman instansi yang menjadi tujuan.

Pelamar cukup melakukan log in di situs tersebut, kemudian akan terpampang keterangan hasil di sana.

"Iya nanti maksimal tanggal 21. Di SSCN kalau teman-teman pendaftar log in, itu akan melihat hasilnya apakah diterima atau tidak. Di samping itu, kita juga mewajibkan K/L/D untuk mengumumkan di web mereka masing-masing," jelasnya.

Baca: Coba Bawa Kabur Anak Kecil, Saat Ditegur Pria Ini Mengaku Cari Sepeda Motornya

Saat ini, pihaknya mengupayakan agar portal sscn.bkn.go.id memiliki satu kolom untuk menyebutkan alasan lolos atau tidaknya si pelamar.

Ridwan mengungkapkan, pihaknya sedang mengupayakan agar dibuatkan kolom khusus, untuk menginformasikan keterangan bagi para pelamar yang berhasil ataupun gagal tahap verifikasi. Sehingga, mereka secara pasti tahu betul mengapa dirinya lolos, dan sebaliknya.

Namun, pengisian kolom tersebut bergantung pada kondisi verifikator, apakah sedang sibuk atau tidak. Hal itu bukan sesuatu yang diwajibkan untuk diisi.

"Di SSCN yang sekarang kami punya satu kolom lagi yang menyebutkan alasan diterimanya apa, atau alasan tidak diterimanya apa. Tetapi itu tidak mandatori diisi,” paparnya. (Danang Triatmojo)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved