Rumah Dinas yang Biasa Ramai Jadi Sepi Usai Ditetapkan Tersangka oleh KPK

Untuk menyamarkan nama-nama kepala dinas itu, ada Merlin, Tina Toon, Windu, penyanyi.

Rumah Dinas yang Biasa Ramai Jadi Sepi Usai Ditetapkan Tersangka oleh KPK
Kompas.com
Rumah dinas Neneng dalam keadaan sepi. 

Setelah itu, pada pukul 22.45 WIB terdapat mobil honda CR-V berwarna abu-abu dengan plat nomor B 1023 FQH datang dan masuk ke dalam rumah Neneng.

Awak media pun tidak bisa memasuki rumah tersebut karena gerbang rumah langsung ditutup kembali setelah mobil tersebut masuk.

Mobil abu-abu terpantau keluar dari rumah Neneng pada pukul 23.44 WIB.

Sebelumnya diberitakan, Neneng mengaku kaget dan tidak tahu terkait penangkapan 10 pejabat Pemkab Bekasi yang dilakukan KPK.

"Demi Allah saya tidak tahu, saya tahunya (kabar OTT KPK) pas maghrib (14/10/2018) lagi di rumah, dari kabar beredar saja di internet. Benar-benar tidak tahu saya," kata Neneng, saat ditemui di Kantor Bupati Bekasi, Senin (15/10/2018).

Kini, KPK sudah menangkap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin.

Neneng ditangkap setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait perizinan proyek Meikarta di Cikarang.

Belum diketahui Neneng ditangkap di rumah pribadinya atau di tempat lain.

KPK menemukan adanya aliran dana dari pihak Lippo Grup kepada Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dan pejabat di Kabupaten Bekasi lainnya.

Nilai suap yang sudah diterima mencapai Rp 7 miliar. (Dean Pahrevi)

Halaman
1234
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved