Pertolongan Pertama saat Tersengat Ubur-Ubur, Begini Cara Melakukannya
"Kalau punya cuka dibilas cuka 15-30 menit, kalau nggak ada bisa pakai air laut untuk cegah rasa sakit."
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTA KOTA, PADEMANGAN--- Peneliti Plankton Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Arief Rachman mengatakan, ada langkah penanganan pertama apabila terkena sengatan ubur-ubur.
Menurutnya bekas sengatan ubur-ubur bisa dibilas memakai cuka.
“Kalau penanganan hanya saya ketahui first aid , kalau lengkapnya ke dokter. Kalau punya cuka dibilas cuka 15-30 menit, kalau nggak ada bisa pakai air laut untuk cegah rasa sakit,” katanya, Selasa (16/10/2018).
Baca: Fenomena Ubur-Ubur di Pantai Ancol, Pengelola Kembangkan Program Breeding
Arief juga meminta agar bekas sengatan tidak digosok. Pasalnya, jika hal tersebut dilakukan maka dikhawatirkan malah akan menambah parah bekas sengatan ubur-ubur.
“Kalau digosok makin banyak yang nembak, jangan digosok bilas aja, jangan kasih air dingin atau air panas juga,” ucapnya.
Sedangkan untuk pencegahannya, Arief mengatakan, agar warga menghindari berenang di lokasi yang terdapat banyak ubur-ubur sehingga meminimalisir tersengat ubur-ubur.
Baca: Ini Jenis Ubur-ubur yang Muncul di Pantai Ancol
“Dihindari aja, jangan berenang di tempat yang banyak ubur-ubur. Ubur-ubur yang terdampar juga jangan dimainin atau disentuh karena sel penyengat masih aktif walau sudah terdampar dan mati,” ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ubur-ubur-ditangkap-pengunjung-pantai-lagoon-ancol_20181013_161102.jpg)