Dahnil Anzar Bawa 20 Pengacara Saat Diperiksa Polisi

"Kuasa hukum beliau kurang lebih ada 20 orang. Tadi yang masuk (hanya) ada 7 orang.

Dahnil Anzar Bawa 20 Pengacara Saat Diperiksa Polisi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018). 

Koordinator Juru Bicara Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak selesai menjalani pemeriksaan polisi sebagai saksi kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoax terkait penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet.

Djamalludin Koedoeboen selaku pengacara Dahnil menyampaikan kliennya membawa serta sebanyak 20 pengacara saat diperiksa. Namun demikian, hanya 7 orang saja yang masuk menemani Dahnil.

"Kuasa hukum beliau kurang lebih ada 20 orang. Tadi yang masuk (hanya) ada 7 orang. Masuk pemeriksaan jam 10.15 menit," ujar Djamalludin di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/10).

Ia menyampaikan kliennya ditanyai penyidik sebanyak 43 pertanyaan. Pemeriksaan yang dilakukan selama kurang lebih 8 jam itu, berlangsung baik.

"Tadi di dalam suasananya sangat ramah, sangat baik. Dari, 43 pertanyaan telah dijawab oleh Pak Dahnil secara baik lugas dan tegas," tuturnya.

Kuasa hukum Dahnil lainnya, Hendarsam Marantopo mengatakan bahwa kliennya tak mengenal Ratna secara dekat. Namun demikian, kliennya tetap datang memenuhi panggilan polisi.

"Perlu kami tegaskan posisinya bawa sebagai saksi adalah orang yang mendengar, melihat dan mengetahui sendiri tentang kejadian sebenarnya. Di satu sisi Pak Dahnil ini belum pernah ketemu, bahkan tidak kenal secara pribadi dengan RS. Cuma apabila penyidik mempunyai kewenangan mempunya inisiatif untuk panggil Dahnil, ya kita harus hormati lah putusannya," ungkap Hendarsam.

Sementara itu, Dahnil menegaskan bahwa dirinya tak mengetahui alasan mengapa Ratna tega membohongi banyak orang yang tadinya mati-matian membelanya.

"Enggak tahu saya (alasan RS), yang jelas saya ditipu oleh Mbak Ratna. Alasan kenapa kami dulu membela Karena kami percaya dengan Bu Ratna, tim itu percaya dengan Bu Ratna. Dia anggota tim, kita percaya," tutur Dahnil. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved