Bupati Bekasi Diciduk KPK, Mahasiswa Syukuran dan Bakar Ikan
Kegiatan syukuran di bundaran dekat pintu masuk area Pemerintah Kantor Kabupaten Bekasi.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ahmad Sabran
Mahasiswa Bekasi menggelar kegiatan syukuran atas ditangkapnya Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin oleh KPK atas kasus gratifikasi perizinan pembangunan properti Meikarta di Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan.
Kegiatan syukuran di bundaran dekat pintu masuk area Pemerintah Kantor Kabupaten Bekasi.
Mereka membawa peralatan lengkap alat bakar mulai dari kayu bakar, piring maupun nasi. Dalam syukuran itu mereka membakar ikan, ayam, maupun menggelar pengajian.
Mereka juga membawa spanduk bertuliskan 'Terima Kasih KPK, Harapan Bersinar Masih Ada'.
Koordinator Lapangan (Korlap) Mahasiwa BEM se-Kabupaten Bekasi Jaelani Nur Seha mengatakan kegiatan syukuran ini sebagai rasa syukur atas tertangkapnya Bupati Bekasi oleh KPK.
"Tasyakuran ini sebagai penegakan hukum di Kabupaten Bekasi. Kita lihat saja ketimpangan sosial di Kabupaten Bekasi, banyak kejanggalan lah di Kabupaten Bekasi ini. Benar kan terbukti, itu baru saja satu kasus banyak kasus lainnya kalau KPK mau bedah," katanya saat ditemui Wartakota, Selasa (16/10/2018).
Ia menjelaskan BEM se-Kabupaten Bekasi seringkali mengkritisi kejanggalan-kejanggalan yang terjadi. Mulai dari lambatnya pembangunan di Kabupaten Bekasi, hingga angka pengangguran dan kemiskinan.
"Biarkan rezim merintih menahan sakit dan perih tak terkira. Biarkan, rezim merasakan betapa dahsyat penderitaan yang telah di timpakan kepada rakyatnya. Semoga kasus ini menjadi pembelajaran buat pejabat maupun Dinas di Bekasi, agar selalu mementingkan warga dari pada keutungan pribadi," paparnya. (M18)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mahasiswa-bekasi_20181016_183047.jpg)