Terungkap Buruknya Pelayanan Publik Kabupaten Bekasi Dampak Korupsi

Luasnya wilayah Kabupaten Bekasi dengan ledakan penduduk yang sangat tinggi menjadi pemicu banyaknya permasalahan.

Terungkap Buruknya Pelayanan Publik Kabupaten Bekasi Dampak Korupsi
Kompas.com
Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin 

Buruknya pelayanan publik di Kabupaten Bekasi diduga terjadi karena korupsi para pejabatnya.

Luasnya wilayah Kabupaten Bekasi dengan ledakan penduduk yang sangat tinggi menjadi pemicu banyaknya permasalahan yang bermunculan.

"Perizinan terus digenjot, tapi fasilitas tidak pernah dipikirkan," kata warga Perumahan Kompas, Tambun Selatan, Riza di Kabupaten Bekasi, Senin (15/10/2018).

Menurut Riza, selain terjadi gejolak akibat padatnya jumlah penduduk di mana kawasan Tambun Selatan saja mencapai hampir 500.000 jiwa.

Berdasarkan data demografi Tambun Selatan dihuni sejumlah 417.000 penduduk dengan luas wilayah 43,10 meter persegi. 

Di mana kawasan padat ini tidak disediakan fasilitas infrastruktur memadai, dampaknya kemacetan selalu menjadi masalah kronis di kawasan ini.

Banyak akan sekolah tidak bisa hadir tepat waktu.

Situasi bertambah buruk karena meski kawasan ini banyak dihuni oleh masyarakat menengah dan bekerja di DKI Jakarta, tapi sarananya jauh dari memadai.

Bahkan kawasan satelit DKI Jakarta itu dilayani dengan kantor desa dengan tingkat pendidikan kepala desa yang memrihatinkan melalui tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang sering berlangsung dengan kericuhan, maraknya politik uang, dan bobroknya mentalitas pejabat.

Terdapat 10 desa di kawasan Tambun Selatan tersebut.

Halaman
123
Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved